92 AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan PANGAN LOKAL BERBASIS UBI KAYU DITINJAUDARI SEGI PRODUKSI DAN KONSUMSI(STUDI KASUS DESA WAAI KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH) LOCAL FOODS BASED ON CASSAVA REVIEWED FROM PRODUCTION AND CONSUMPTION (CASE STUDY OF WAAI VILLAGE DISTRICT OF SALAHUTU CENTRAL MALUKU REGENCY) Marfin Lawalata, Johanna M. Luhukay Program studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon Jln Ir. M. Putuhena, Kampus Poka-Ambon, 97233 E-mail : marfin.lawalata@faperta.unpatti.ac.id Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar kemampuan produksi serat ubikayu ( Gepe) per musim tanam, berapa besar pendapatan dan mendeskripsikan pola konsumsi masyarakat terhadap pangan lokal berbahan dasar serat ubi kayu (Gepe). Hasil penelitian menunjukan bahwa Produksi rata- rata per musim tanam sebanyak 347 buah gepe, akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp.8.680.488,-. Pendapatan dari hasil pengolahan gepe adalah sebesar Rp. 8.282.329,-/ Musim Tanam. Kansumi hasil olahan gepe masih diminati oleh orang tua, dari 43 responden yang diwancarai terdiri dari 41 petani pengrajin yang juga mengkonsumsi dan 2 orang konsumen yang berhasil diwawancarai, 10 orang atau 23,25 mengatakan bahwa dalam sehari kurang dari lima kali mereka mengkonsumsi produk olahan dari seratubi kayu (Gepe) dan kemungkinan besar disajikan pada makan siang dan makan malam. Sebanyak 4 orang mengatakan mereka mengkonsumsi lebih dari 6 kali sehari, tidak hanya sebatas pada makan siang dan makan malam, tetapi juga disediakan pada saat pagi hari dan sore hari, bahkan tidak jarang dijadikan bekal pada saat mengolah lahan atau berusahatani. Bahkan setiap hari kasoami selalu ada dan dihidangkan diatas meja makan menurut 24 orang responden atau 55,81persen. Kata kunci : Produksi; pendapatan; konsumsi; ubikayu; gepe Abstract This study aims to find out how much production capacity of cassava fiber (Gepe) per planting season, how much income and describe the community consumption pattern of local food made from cassava fiber (Gepe). The results of the study show that the average production per planting season of 347 gepe, will result in revenues of IDR 8,680,488. The income from the processing of gepe is IDR 8,282,329, - / Planting Season. Gepe-processed cassava is still in demand by parents, of 43 respondents interviewed consisting of 41 artisans who also consumed and two consumers who were successfully interviewed, ten people or 23.25 said that in a day less than five times they consumed processed products from wood fiber (Gepe) and most likely served at lunch and dinner. A total of 4 people said they consumed more than six times a day, not only limited to lunch and dinner but also provided at the time of the morning and evening, not even as a provision when cultivating land or farming. Every day the cassava is always available and served on the dining table according to 24 respondents or 55.81 percent. Keywords : Production; income; consumption; cassava; gepe