Arc. Com. Health • Desember 2021 p-ISSN 2302-139X e-ISSN 2527-3620 Vol. 8 No. 437 - 441 437 Email korespondensi: dr.sutarga@unud.ac.id ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPT. PUSKESMAS MENGWI III TAHUN 2016 I Gde Arya Dhioxa Darmawan*, I Made Sutarga Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Alamat: Jalan PB. Sudirman, Denpasar, Bali 80232 ABSTRAK ISPA adalah penyakit pernafasan akut yang berisiko mengakibatkan kematian pada anak usia balita. Beberapa faktor penyebab ISPA pada balita antara lain, jenis kelamin, status gizi dan imunisasi balita, keadaan fisik rumah, pendidikan ibu balita dan perilaku keluarga. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berisiko menjadi penyebab kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja UPT. Puskesmas Mengwi III Badung Bali. Penelitian ini menggunakan studi kasus kontrol berpasangan. Berdasarkan analisis faktor risiko balita yang jenis atap rumahnya tidak memenuhi syarat 2 kali lebih berisiko terkena ISPA. Balita dengan keluarga yang menggunakan anti nyamuk bakar 3 kali lebih berisiko terkena ISPA. Balita dengan keluarga yang menggunakan kayu bakar untuk memasak 7 kali lebih berisiko terkena ISPA. Faktor risiko ISPA pada balita dalam wilayah kerja UPT. Puskesmas Mengwi III adalah jenis atap rumah yang tidak memenuhi syarat, penggunaan anti nyamuk bakar, dan penggunaan kayu bakar untuk memasak. Kata Kunci: ISPA, Balita, Faktor Risiko. ABSTRACT ARI’s an acute disease that can lead toddlers to risk of death. Some risk factors for ARI in toddlers are gender, immunization status, nutritional status, physical condition of the home, toddler mother education and family behavior. This study aims to determine what risk factors affect the incidence of ARI on toddlers in UPT. Puskesmas Mengwi III Badung Bali. This study uses matched pair case-control study design. Toddlers whose roof types did not meet the requirements 2 times more risk to get ARI. Toddlers with families who use anti-mosquito coils 3 times more risk to get ARI. Toddlers with families who use firewood for cooking are 7 times more risk to get ARI. Risk factors for ARI on toddlers in there is a types of roof that doesn’t meet the requirements, the use of anti-mosquito coils, and the use firewood in cooking activities by family. Keywords: ARI, Toddlers, Risk Factors. PENDAHULUAN ISPA (Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut) berdasarkan WHO (2007) merupakan jenis penyakit yang menginfeksi saluran pernapasan dan merupakan penyakit menular serta termasuk dalam golongan 10 besar penyakit yang sering ditemukan pada negara berkembang termasuk Indonesia. Faktor-faktor penyebab ISPA dibedakan menjadi faktor intrinsik dan faktor ekstrinik. Faktor intrinsik penyebab ISPA antara lain: jenis kelamin, umur, status gizi, status imunisasi, berat badan lahir rendah (BBLR), pemberian air susu ibu (ASI), dan pemberian vitamin. Faktor ekstrinsik penyebab ISPA antara lain: kepadatan hunian, polusi udara, ventilasi, asap rokok, penggunaan bahan bakar untuk memasak, penggunaan obat nyamuk bakar, serta faktor ibu baik pendidikan, umur, maupun pengetahuan ibu. Perilaku masyarakat Bali yang masih menjalankan tradisi menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar untuk memasak memiliki dampak negatif bagi kesehatan. Penggunaan kayu bakar selama aktivitas memasak, menghasilkan asap dan debu yang dapat menyebabkan gangguan pernafasan termasuk ISPA. Data yang diperoleh Depkes (2012) menunjukkan prevalensi ISPA penyebab utama kematian bayi di Indonesia pada tiga tahun berturut- turut yaitu sebesar 32,1%, pada tahun 2009 ; 18,2%, pada tahun 2010 dan sebesar 38,8% pada tahun 2011. ISPA merupakan 10 besar