ISSN ONLINE: 2746-430X Vol. 3 (2), Desember 2022 Jurnal Wanita dan Keluarga Haryadi, Selma Kirana, Dadang Rahmat Hidayat, Rinda Aunillah Sirait. 2022. The Frame of Domestic Violence during The COVID-19 Pandemic. Jurnal Wanita dan Keluarga Vol. 3(2), Desember 2022 pp. 108-120. DOI: https://doi.org/10.22146/jwk.5781 The Frame of Domestic Violence during The COVID-19 Pandemic Selma Kirana Haryadi, Dadang Rahmat Hidayat*, Rinda Aunillah Sirait Department of Journalism Studies, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran, Indonesia *Penulis Koresponden: dadang.rahmat@unpad.ac.id ABSTRACT This study is conducted to find out how Magdalene.co as an alternative, gender sensitive media frames the issue of domestic violence during the COVID-19 pandemic. They use the victim’s perspective in reporting domestic violence amidst mainstream media’s tendencies to objectify victims and use sensationalism as a news frame. The study will be examined with a framing analysis method that explores four dimensions, namely problem definition, causal interpretation, moral evaluation and treatment recommendation, by using the theory concept of gender sensitive journalism and alternative media. This research is expected to help us identify and evaluate the role of alternative, gender sensitive media in reporting gender issues at critical times. The results showed that Magdalene.co is on the side of the victim by implementing the role of advocacy journalism, providing solutions, reviewing the root causes of domestic violence and explaining how pandemic situations hampered domestic violence services institutions to work in handling cases and made it difficult for victims to access help. Magdalene.co also has a unique standing point in framing conflict management aspects of domestic violence, because it discusses the importance of perpetrator’s rehabilitation instead of focusing solely on handling victims. Keywords: domestic violence services; gender-sensitive journalism; alternative media; COVID-19; Magdalene.co ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Magdalene.co sebagai media alternatif berperspektif gender membingkai isu kekerasan dalam rumah tangga pada masa pandemi COVID-19. Mereka menggunakan perspektif korban dalam melaporkan isu ini, di tengah kecenderungan media-media mainstream yang memberitakan isu ini dengan bingkai sensasionalisme. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis framing yang memiliki empat dimensi, yaitu definisi masalah, interpretasi penyebab masalah, evaluasi moral, dan rekomendasi penyelesaian masalah, dengan payung konsep teori jurnalisme sensitif gender dan media alternatif. Penelitian ini diharapkan bisa membantu kita mengidentifikasi dan mengevaluasi peran media alternatif dan sensitif gender dalam melaporkan isu gender di masa-masa kritis. Hasil penelitian menunjukkan, Magdalene.co berpihak kepada korban Kekerasam Dalam Rumah Tangga (KDRT), yang menyirikan ciri jurnalisme advokasi dengan memberikan solusi, membahas akar permasalahan KDRT, dan menjelaskan bagaimana pandemi menghambat penanganan isu dan situasi KDRT di Indonesia, termasuk upaya lembaga-lembaga layanan untuk menangani kasus dan upaya korban untuk mencari bantuan. Penelitian ini juga menunjukkan bagaimana Magdalene.co memiliki titik berdiri yang unik dalam membingkai kasus KDRT pada masa pandemi, yaitu membahas pentingnya rehabilitasi pelaku, alih-alih hanya berfokus pada penanganan korban. Kata Kunci: kekerasan dalam rumah tangga; jurnalisme sensitif gender; media alternatif; COVID-19; Magdalene.co PRELIMINARY The COVID-19 pandemic (Coronavirus disease 2019) has caused Indonesia to undergo changes to adjustments in various aspects of life which are then also characterized by the increasing rates of domestic violence. According to research by the National Commission against Violence Against Women (Komnas Perempuan), there were 319 cases of violence reported during this pandemic. Two-thirds of that figure is a case of domestic violence. Meanwhile, according to data from the Indonesian Women's Association for