Seminar Nasional 2022 SENIATI 2022 METAVERSE: Peluang Dan Tantangan Pendidikan Tinggi ISSN 2085-4218 Di Era Industri 5.0 ITN Malang, 13 Juli 2022 372 Analisa Gerak Kinematika Pada Mesin Asah Mata Gergaji Bundar Menggunakan Mekanisme Engkol Peluncur Fajr Haidy 1) , Galuh Renggani Wilis 2) , Irfan Santosa 3) 1),2),3 ) Teknik Mesin, Universitas Pancasakti Tegal Jl. Halmahera Km.1 Kota Tegal Email : fajr.haidy@gmail.com Abstrak. Perkembangan teknologi di dunia industri semakin meningkat saat ini, hampir semua proses pemesinan dituntut untuk dapat dikerjakan secara otomatis salah satunya dalam proses pemotongan, Permasalahan pada saat pemotongan adalah tumpulnya mata pisau karena digunakan terus menerus, dari situlah kami menemukan inovasi untuk merancang mesin asah gergaji bundar otomatis, keuntungan dari analisa kinematika ini adalah kita dapat mengetahui gerakan gerakan pada komponen apakah sesuai dengan apa yang kita rancang atau tidak. Analisa gerak kinematika ini bisa di lakukan dengan menggunakan metode grafis, matematis dan simulasi, pada penelitian kali ini akan dilakukan analisa gerak kinematika menggunakan metode grafis dan simulasi menggunakan Software Ansys Rigid Dynamic. Penelitian ini dibatasi dengan yang diukur adalah sambungan 2, 3 dan Slider dengan posisi sudut Link 2 sebesar 30°, 45°, 60°. Hasil dari penelitian ini adalah pada sambungan 2 nilai rata-rata presentase kesalahan untuk kecepatan sudut adalah 0%, Kecepatan Linier adalah -0,01738%, Percepatan Sudut adalah 0% dan Percepatan Linier adalah -0,02659%. sambungan 3 nilai rata-rata presentase kesalahan untuk kecepatan sudut adalah -1,8291% Kecepatan Linier adalah -1,1128%, Percepatan Sudut adalah 1,8134% dan Percepatan Linier adalah 1,1186%. Slider (link4) nilai rata-rata presentase kesalahan untuk Kecepatan Linier adalah 1,2784%, dan Percepatan Linier adalah -2,1235%. Analisa Gerak Kinematik Mekanisme Engkol Peluncur pada Mesin Asah Mata Gergaji Bundar hasilnya kurang lebih memiliki nilai yang sama, maka dapat dikatakan Ansys Rigid Dynamics Sangat cocok digunakan untuk Analisa Gerak Kinematika. Katakunci: Ansys Rigid Dynamis, Kinematika, Mekanisme Engkol Peluncur . 1. Pendahuluan Perkembangan teknologi di dunia industri semakin meningkat saat ini, hampir semua proses pemesinan dituntut untuk dapat dikerjakan secara otomatis salah satunya dalam proses pemotongan, Permasalahan pada saat pemotongan adalah tumpulnya mata pisau karena digunakan terus menerus, dari situlah kami menemukan inovasi untuk merancang mesin asah gergaji bundar otomatis dengan menggunakan mekanisme engkol peluncur. sebelum merancang suatu mesin harus dilakukan analisa terlebih dahulu terhadap mekanisme pergerakan kecepatan dan percepatan tiap komponen mesin (Naharudin, 2012) [1], Kinematika adalah ilmu yang mempelajari tentang gerak relatifdari elemen elemen mesin (Hutahaean, 2006) [2]. Analisa gerak kinematika ini bisa di lakukan dengan menggunakan metode grafis, matematis dan simulasi, keuntungan dari analisa kinematika ini adalah kita dapat mengetahui gerakan gerakan pada komponen apakah sesuai yang kita rancang atau tidak. Mekanisme engkol peluncur merupakan mekanisme kinematika yang merupakan rangkaian empat batang penghubung yang memiliki gerakan kombinasi antara translasi dan rotasi, kombinasi dari kedua gerakan tersebut dapat dianalisa dengan penyelesaian secara grafis dan analitis, contoh umum penerapannya pada motor bensin dan diesel dimana gaya gas bekerja pada piston, link 4 (Martin, 1985) [3]. Dipilih Mekanisme Engkol Peluncur karena mekanisme tersebut terdapat pada banyak gerakan mekanik suatu mesin contohnya adalah pada gerakan poros engkol (Herraprastanti, 2019) [4]. Tujuan dari penelitian ini adalah, analisa gerak kinematika Mekanisme engkol peluncur pada Mesin Asah Mata Gergaji Bundar khususnya kecepatan dan percepatan baik linear maupun angular menggunakan metode grafis berupa penggambaran poligon dan simulasi menggunakan Software Ansys Rigid Dynamics. Penelitian ini dibatasi dengan yang diukur adalah sambungan 2, 3 dan Slider dengan posisi sudut Link 2 sebesar 30°, 45°, 60° dan dengan kecepatan motor Sebesar 100 RPM. Metode Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen adalah sebagai berikut : a) Menganalisa kecepatan dan percepatan menggunakan metode grafis penggambaran