A.19 Prosiding SNST ke-9 Tahun 2018 Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim 101 SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) SUHU DAN PH FERMENTASI ACETOBACTER XYLINUM Suwardiyono 1 , Harianingsih 1* dan Rony Wijanarko 2 1 Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Wahid Hasyim Jl. Menoreh Tengah X/22, Sampangan, Semarang 50236. 2 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Wahid Hasyim Jl. Menoreh Tengah X/22, Sampangan, Semarang 50236. * Email: harianingsih@unwahas.ac.id Abstrak Perancangan sistem short message service (sms) suhu dan pH proses fermentasi Acetobacter xylinum yang digunakan sebagai microbacter untuk pembuatan selulosa dan berbagai macam produk lainnya diperlukan beberapa software pendukung. Antara lain menggunakan software IDE Arduino untuk merancang sistem kendali di Arduino UNO. Adapun implementasi yang diharapkan dalam perancangan ini yaitu: Implementasi perangkat lunak yang dimasukan kedalam Arduino UNO untuk dapat mengukur level yang diharapkan. Implementasi sistem pada program Arduino UNO untuk mengirim SMS tentang kondisi level yang telah ditentukan ketika sensor melakukan pendeteksian GSM juga diperlukan adalah standar internasional untuk telepon seluler. Singkatan yang berdiri untuk Global System for Mobile Communications. Pada penelitian ini dirancang sebuah alat ukur pH dan suhu berbasis SMS gateway dengan SMS (Short Message Service) sebagai media informasinya untuk jarak jauh. Data hasil pengukuran dapat dilihat langsung melalui LCD pada modul pH dan suhu. Selain itu dapat pula dilihat dari jarak jauh melalui sebuah PC yang telah tersambung pada modem wavecom dan pada sebuah ponsel. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa GSM Shield memungkinkan papan Arduino atau microcontroller untuk terhubung ke internet, mengirim dan menerima SMS, GSM akan bekerja dengan Arduino UNO dan microcontroller akan bekerja dengan mega papan ADK. Antara lain, GSM mendukung panggilan keluar dan masuk suara, Simple Pesan Sistem (SMS atau pesan teks), dan komunikasi data (melalui GPRS). Kata kunci : ArduinoUNO, GSM shield, SMS 1. PENDAHULUAN Teknologi komunikasi akhir-akhir ini sangat berkembang dengan pesat. Hal ini sudah tentu memudahkan manusia untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi terbaru dengan mudah dari suatu lokasi. Melihat kondisi pada saat ini, pemanfaatan teknologi komunikasi dalam memonitoring suatu sistem sudah banyak digunakan meskipun masih ditemukan banyak kendala dalam proses pengiriman dan penerimaan data. Salah satu pemanfaatan teknologi komunikasi berupa Short Message Servive (SMS) guna memonitoring kadar pH dan suhu pertumbuhan Acetobacter xylinum agar informasi pH dan suhu dapat ditampilkan pada ponsel (Astria, 2014). Hal ini bertujuan untuk memudahkan para produsen bakteri Acetobacter xylinum untuk memonitoring kondisi pH dan suhu di tempat tertentu. Seperti yang kita ketahui bersama, Acetobacter xylinum merupakan penghasil selulosa, dimana hasil produk yang dihasilkan bisa dikembangkan menjadi material lain yang bermanfaat di dunia Industri, Kesehatan, Tekstil, Makanan, obat-obatan, energi terbarukan, elektronik dan lingkungan. Yahwe (2016) mengatakan Salah satu industri nanomaterial yang paling unik adalah selulosa. Nanoselulosa secara luas digunakan dalam pengobatan dan farmasi, elektronik, membran, bahan berpori, kertas, dan makanan karena ketersediaan, biokompatibilitas, penguraian hayati, dan keberlanjutannya. Aplikasinya material selulosa dalam kehidupan sehari-hari sangat luas, diantaranya: Komposit Polimer dan Bioplastik (pakaian, rompi anti peluru, "bodi" mobil, dll) Film, foam, dan gel. Kosmetika (Masker wajah), biofuels, pengental dan pengemulsi (makanan dan minuman), implant material (pembuluh darah dan kulit buatan), kapsul obat-obatan, kertas saring dan membrane (Yahwe, 2016). Nanocellulose ini memiliki aplikasi yang sangat luas dikarenakan karakteristik struktur fisik dan kimiawinya yang sangat unik seperti derajat kristalinitas yang relatif tinggi dan tidak mudah mengalami hidrolisis seperti halnya pati. Selain aplikasinya yang sangat luas itu, keistimewaannya