97 Jurnal Teknik Mesin: Vol. 07, No. 2, Juni 2018 ISSN 2549 - 2888 Perancangan dan Analisis Tegangan Separator Produksi Menggunakan Software PV Elite dan SolidWorks Aan Budi Setiawan, Swandya Eka Pratiwi Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana Jakarta E-mail: 41314110024.student@mercubuana.ac.id Abstrak—Separator produksi adalah sebuah bejana bertekanan yang digunakan untuk memisahkan fluida yang berasal dari sumur produksi ke dalam fasa cairan dan fasa gas. Dalam pembuatannya, separator produksi tidak dibuat secara masal, dikarenakan karakteristik sumur produksi yang berbeda- beda antara sumur produksi yang satu dengan yang lainnya. Hal ini mengakibatkan berbedanya spesifikasi separator produksi yang digunakan. Sehingga setiap pembuatan separator produksi harus dilakukan proses perancangan. Proses perancangan yang dilakukan adalah membuat gambar desain bejana tekan dengan menggunakan software Autocad, dilanjutkan meghitung ketebalan material menggunakan software PV Elite dan menganalisa tegangan longitudinal dan circumferential menggunakan software Solidworks.Hasil perhitungan menggunakan software PV Elite diperoleh tebal shell = 22mm,tebal head=28mm, ketebalan dan rating nozzle N1 = 6” sch 80 class 300 lb,N2 = 6” sch 80 class 300 lb, N3 = 2” sch 160 class 300 lb,N4 = 2” sch 160 class 300 lb,N5 = 2” sch 160 class 300 lb,N6 = 2” sch 160 class 300 lb,N7 = 2” sch 160 class 300 lb,N8 = 2” sch 160 class 300 lb,N9A/B = 2” sch 160 class 300 lb,N10 = 2” sch 160 class 300 lb,MH = 24” t20mm class 300 lb.Setelah dilakukan perhitungan tegangan longitudinal diperoleh nilai sebesar 9648e psi, tegangan circumferential sebesar 1565 psi.Tegangan ini jika dibandingkan dengan tegangan ijin meterialnya sebesar 20000 psi maka tegangan yang terjadi masih dalam kondisi aman. Kata kunci: Bejana tekan, pressure vessel, pv elite, separator produksi,solidworks Abstract-- Production separator is a pressure vessel used to separate fluid from production wells into liquid phase and gas phase. In its manufacture, the production separator is not mass-produced, due to the different characteristics of production wells from one production well to another. This results in different specifications of the production separator that must be used, so the design process must be carried out. The design process was carried out by creating a pressure vessel design drawing using Autocad software, followed by calculating the thickness of the material using PV Elite software and analyzing the longitudinal and circumferential stresses using Solidworks software. The calculation results using PV Elite software obtained shell thickness = 22mm, head thickness = 28mm, nozzle thickness and rating N1 = 6 "sch 80 class 300 lb, N2 = 6" sch 80 class 300 lb, N3 = 2 "sch 160 class 300 lb , N4 = 2 "sch 160 class 300 lb, N5 = 2" sch 160 class 300 lb, N6 = 2 "sch 160 class 300 lb, N7 = 2" sch 160 class 300 lb, N8 = 2 "sch 160 class 300 lb , N9A / B = 2 "sch 160 class 300 lb, N10 = 2" sch 160 class 300 lb, and MH = 24 "T20mm class 300 lb. The results of the calculation of longitudinal stress and circumferential stress obtained values of 9648 psi, and 1565 psi respectively where the allowable stress material is 20000 psi, so the stress that occurs is still in safe condition. Keywords: Bejana tekan, pressure vessel, pv elite, separator produksi,solidworks 1. PENDAHULUAN Bejana tekan adalah suatu wadah yang digunakan untuk menampung fluida yang memiliki tekanan dan temperatur tertentu [1]. Salah satu bentuk pengaplikasian bejana tekan terdapat pada separator produksi dalam industri minyak dan gas bumi [2]. Separator produksi adalah sebuah bejana bertekanan yang digunakan untuk memisahkan fluida yang berasal dari sumur produksi ke dalam fasa cairan dan fasa gas. Berdasarkan jumlah fasanya, separator produksi dibedakan menjadi 2, yaitu 2 fasa dan 3 fasa. 2 fasa memisahkan cairan dan gas, 3 fasa memisahkan minyak, air, dan gas. Dalam pembuatannya, separator produksi tidak dibuat secara masal, dikarenakan karakteristik sumur produksi yang berbeda-beda antara sumur produksi yang satu dengan yang lainnya. Hal ini mengakibatkan berbedanya spesifikasi separator produksi yang digunakan. Bejana tekan merupakan peralatan teknik yang mengandung resiko bahaya tinggi dan dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan [3]. Dalam perancangan bejana tekan dibutuhkan perhitungan dan analisa untuk menjamin keamanan peralatan tersebut. Pemilihan ketebalan material yang digunakan harus mampu menahan beban yang diterima oleh bejana, dan juga tegangan yang timbul akibat beban yang ditanggung oleh bejana [4]. Permasalahan tersebut menjadi sebuah pertimbangan yang