Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5, No. 2 (2020), Hal. 593-598 e-ISSN : 2580-3921 p-ISSN : 2580-3913 PENGEMBANGAN MEDIA EDUTA (EDUKASI ULAR TANGGA) BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TEMA 8 SUB TEMA 2 KELAS V DI SDN BATURETNO 1 Setia Ningrum 1 *,Saeful Mizan 2 1,2 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Ronggolawe *Email: pratamasetia521@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan ular tangga sebagai media pembelajaran untuk pembelajaran Tema Subtema 2 pembelajaran 1 muatan IPA di kelas V SD, Mengetahui kelayakan media pembelajaran ular tangga berbasis model Problem Based Learning (PBL) berdasarkan penilaian dari ahli materi, media, bahasa dan praktisi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yaitu define, design, develop.dan disseminate. Namun karena kondisi Covid 2019 maka hanya melakukan tiga langkah yaitu define, design, dan develop. Dalam media pengembangan media ini dinilai kelayakannya oleh 1 ahli materi, 1 ahli media, 1 ahli bahasa dan 1 praktisi (Guru SD). Tehnik pengumpulan data dalam pengembangan ini adalah melalui angket. Data yang diperoleh dari angket di analisis secara deskriptif, kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan tiga tahap dalam pembuatan ular tangga: 1) Analisis (Analysis), 2) Desain (Design), 3) Pengembangan (Development). Tingkat kelayakan media ular tangga sebagai media pembelajaran berdasarkan penilaian: 1) Ahli materi diperoleh rata-rata 93,33% yang termasuk dalam kategori sangat layak, 2) ahli media diperoleh rata-rata 100% dengan kategori sangat layak. Penilaian dengan ahli bahasa mendapat rata-rata 96 %.dengan kategori sangat layak dan yang terakhir adalah ahli praktisi yang mendapatkan rata- rata 90% yang dikategorikan presentasinya menjadi sangat layak, Dengan demiikian media ular tangga berbasis model problem based learning (PBL) ini sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran di kelas V sekolah dasar. Kata Kunci : Media Ular Tangga, Model Problem Based Learning (PBL). PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi memberikan pengaruh di bidang pendidikan. Salah satu faktor pendukung interaksi antar guru dan siswa adalah media pembelajaran. Media pembelajaran berfungsi sebagai alat bantu untuk mempermudah guru dalam menyampaikan pembelajaran supaya lebih asyik dan menarik. Menurut Gerlachan dan Ely mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa memperoleh pengetahaun, ketrampilan, atau sikap. Agar efektifitas pembelajaran dapat tercapai, maka diperlukan media yang mampu mendorong siswa untuk aktif dalam proes pembelajaran [1]. Proses pembelajaran mempunyai tujuan dalam pendidikan diantaranya yaitu mampu mengantarkan siswa ke arah perubahan baik tingkah laku, intelektual, moral, sosial, mandiri sebagai makluk individu. Bagi seorang guru sangat penting dalam menentukan karakteristik siswa untuk memilih pola pengajaran yang tepat. Dalam observasi yang peneliti lakukan pada tanggal 26 November 2019, di SDN Baturetno 1 Tuban, ditemukan permasalahan yang ada di Kelas V seperti halnya diperoleh data bahwa guru masih jarang menggunakan media yang menarik, hanya mengandalkan buku paket dari sekolahan, ketika pembelajaran banyak siswa yang bermain sendiri tidak memperhatikan kegiatan pembelajaran, siswa merasa jenuh dan bosan dalam mengerjakan soal yang ada di buku, sehingga pembelajaran belum optimal. Salah satu upaya yang dapat menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan adalah belajar sambil bermain. Menutut Sadiman [2] permainan adalah setiap konteks antara pemain yang berinteraksi satu sama lain dengan mengikuti aturan-aturan tertentu untuk mencapai tujuan tertentu. Ia juga menjelaskan bahwa setiap permainan harus mempunyai komponen utama yaitu : a) Adanya persaingan (pemain-pemain); b) adanya lingkungan dimana para pemain berinteraksi; c)