Jurnal REKSA: Rekayasa Keuangan, Syariah, dan Audit 59 p-ISSN: 2089-6581 | e-ISSN: 2614-3720 Vol. 08, No. 01, 2021, pp. 59-66 PENGARUH PERSEPSI ETIKA BISNIS ISLAM, PERSEPSI KUALITAS PRODUK DAN PERSEPSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP TINGKAT PENJUALAN UMKM KOTA YOGYAKARTA Intan Resti Riana * Universitas Ahmad Dahlan Email: intanrr24@gmail.com Lu’lu’ Nafiati Universitas Ahmad Dahlan Email: lulu.nafiati@gmail.com * Corresponding Author ABSTRACT Many SMEs players who do not apply Islamic business ethics, showing the importance of research on Islamic business ethics. This study aims to examine the factors that affect the level of sales of Small and Medium Enterprises (SMEs) in Yogyakarta city. Determination of the sales level tested in this study is the perception of Islamic business ethics, service quality and product quality. This research uses a survey method involving SMEs owner. The sample selection method used was accidental sampling. The results were tested by using multiple linear regression tests. The results showed that Islamic business ethics, service quality and product quality had a positive effect on the sales level of SMEs in Yogyakarta city. Keywods: Islamic Business Ethics, Service Quality, Product Quality, Sales. PENDAHULUAN Usaha Mikro Kecil dan Menengah berperan penting dalam mengatasi persoalan kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu kebijakan strategis Pemerintah DIY dalam mengatasi kemiskinan melalui ekonomi rakyat ialah dengan mengadakan pembinaan dan pemberdayaan UMKM. Provinsi DIY tercatat masih memiliki angka kemiskinan yang tinggi, yaitu mencapai 11,81 persen diatas rata-rata angka nasional yang hanya 9,66 persen. Hal tersebut menjadi alasan yang tepat untuk menjadikan UMKM sebagai penguat ekonomi rakyat DIY. UMKM diharapkan mampu bergerak dalam mengurangi angka kemiskinan di DIY. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong keberhasilan UMKM yang diukur dengan tingkat penjualan. Penelitian ini berfokus pada variabel etika bisnis islam, kualitas produk dan kualitas pelayanan. Masih banyak pelaku UMKM yang tidak mencerminkan penerapan etika bisnis Islam. Terbukti dari masih ditemukan sebagian UMKM yang menggunakan bahan kimia berbahaya dan produksi tanpa memperhatikan kebersihan makananan. Pada pusat data