Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan | Desember 2017| Volume 11 Nomor 2 | Hal. 101 - 108 101 PERAMALAN CURAH HUJAN DI KOTA AMBON MENGGUNAKAN METODE HOLT-WINTERS EXPONENTIAL SMOOTHING L. J. Sinay 1 , Th. Pentury 2 , D. Anakotta 3 1,2,3 Jurusan Matematika FMIPA, Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Unpatti, Poka-Ambon, Indonesia e-mail: 1 lj.sinay@staff.unpatti.ac.id Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan curah hujan bulanan di Kota Ambon menggunakan metode Holt-Winter Exponential Smoothing. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan bulanan pada periode Januari 2005 – Desember 2016. Data tersebut merupakan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Ambon. Hasil analisis data menyatakan bahwa curah hujan bulanan di Kota Ambon mengandung pola musiman. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa model Holt-Winter berdasarkan metode musiman perkalian merupakan modelyang sesuai untuk meramalkan data curah hujan bulanan di Kota Ambon karena memiliki nilai SSE/RMSE yang kecil. Peramalan menggunakan model Holt-Winter menunjukkan bahwa curah hujan di Kota Ambon mengalami peningkatan pada tahun ke depan. Kata Kunci : Curah hujan, Holt-Winters Exponential Smoothing, Kota Ambon, Musiman, RMSE, SSE. RAINFALL FORECASTING IN AMBON CITY USING HOLT- WINTER EXPONENTIAL SMOOTHING METHOD Abstract. This study aims to predict monthly rainfall in Ambon City using Holt-Winter Exponential Smoothing method. The study used monthly rainfall data in the period January 2005 - December 2016. This data came from observation of Meteorology Station, Meteorology Climatology and Geophysics Agency Ambon. The data had the seasonal pattern. The result of this study is Holt-Winter model based on multiplicative seasonal method, as the best model for predicting monthly rainfall in Ambon City, which had the smallest values of SSE/RMSE. Forecasting result shows that rainfall in Ambon City has increased in the next years. Keywords :Rainfall, Holt-Winters Exponential Smoothing, Ambon City, Seasonal, RMSE/SSE. 1. Pendahuluan Iklim di Kota Ambon diklasifikasikan sebagai iklim dengan ciri khas rataan bulan kering (curah hujan yang terjadi kurang dari 60 mm) yaitu 1,67 bulan dan bulan basah kering (curah hujan yang lebih dari 100 mm) yaitu 9,58 bulan dengan nilai Q sebesar 17,4% [1]. Kondisi ini berfluktuasi yakni dapat berubah-ubah secara acak dalam jangka waktu tertentu sehinga sulit untuk memprediksi cuaca secara tepat [2] [3]. Oleh karena itu, informasi cuaca yang akurat berdasarkan suatu kajian ilmiah sangat penting dan dapat dijadikan sebagai referensi. Informasi tersebut dapat berupa perkiraan curah hujan baik dalam jangka waktu yang pendek maupun dalam jangka waktu yang panjang. Peramalan tentang jumlah curah hujan merupakan informasi yang sangat penting, karena dapat digunakan sebagai acuan dalam merencanakan beberapa sektor seperti produksi pertanian, perkebunan, perikanan, penerbangan, public service, dan sebagainya. Selain itu, informasi tersebut bermanfaat sebagai deteksi dini terhadap bencana yang dapat terjadi akibat curah hujan ekstrim. Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Ambon mengalami kondisi cuaca yang cenderung tidak menentu dan sulit untuk diperkirakan. Oleh karena itu, perlu adanya informasi yang jelas mengenai jumlah curah hujan dan waktu/periode terjadinya hujan. Kontribusi berupa laporan perkiraan cuaca kepada masyarakat di Kota Ambon sangat penting. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk meramalkan