Media Ilmiah Teknologi Pangan (Scientific Journal of Food Technology) ISSN : 2407-3814 (print) Vol.8, No.2, 55 - 60, September 2021 ISSN : 2477-2739 (ejournal) PENGARUH PENAMBAHAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP DAYA TERIMA SEMPOL AYAM The Effect of Addition Moringa Oleifera Toward the Acceptability of Sempol Nelia Jose Ximenes, Arya Ulilalbab, Cucuk Suprihartini dan Enggar Anggraeni Program studi D3 Gizi, Akademi Gizi Karya Husada Kediri Diterima 23 Mei 2021 / Disetujui 20 Juni 2021 ABSTRACT Moringa Oleifera contains vitamin A 4 times greater than carrot, vitamin C 7 times greater than orange, calcium 4 times greater than milk, protein 2 times greater than milk also, so does the potassium content of moringa leaves 3 times more than banana. In fact, the use of Moringa leaves in this time is not maximized. Based on the potentiality that is contained in Moringa leaves, it is necessary to do more innovation to process moringa leaves, one of them is by making it health food such as sempol. Sempol is one of the street foods from Malang. Sempol is a food that is made of mashed chicken which is skewered like satay and fried with stir egg. The purpose of this study is to know the effect of addition moringa oleifera toward accepatability of sempol. This research was conducted in food technology laboratory of Nutrient Academy Karya Husada Kediri on June using experimental method with complete randomize design with 3 treatments and 3 times replications namely P1 (moringa leaves 0%), P2 (moringa leaves 5 %), and P3 (moringa leaves 10 %). Statistical analysis of organoleptic test about acceptability of colour, texture, and taste uses Friedman Rank test. It is obtained that sempol which gets addition moringa leaves P2 (moringan leaves 5%) can accept organoleptically. But it is needed to do research about early processing stage to eliminate the unpleasant aroma of moringa leaves. Keyword: Moringa leaves, sempol, organoleptic PENDAHULUAN Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan Miracle of Treeyang memiliki banyak manfaat yang kaya akan nutrisi bagi tubuh kandungan daun kelor yang memiliki manfaat. Daun kelor memiliki kandungan vitamin A 4 kali lebih besar dari wortel, vitamin C dari daun kelor 7 kali lebih banyak dibandingkan jeruk, kandungan kalsiumnya 4 kali lebih banyak dibandingkan susu, kandungan proteinnya juga 2 kali lebih banyak dari susu, begitu juga kandungan protasium daun kelor 3 kali lebih banyak dibandingkan buah pisang (Yusuf CK Arianto, 2018). Pemanfaatan daun kelor selama ini hanya sebatas utuk memandikan jenazah saja. Dengan inovasi sempol sayur ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi sayur terhadap anak - anak. Kolaborasi antara sayur dengan sempol ini diharapkan anak tetap dapat tercukupi kebutuhan gizinya melalui daun kelor yang dimodifikasi dengan sempol ayam. Wortel (Daucus carota) merupakan salah satu sumber utama karatenoid provitamin A, terutama betakaroten. Betakaroten merupakan provitamin A yang paling aktif (Faisal Anwar dan Ali Khomsam, 2008). Betakaroten memiliki fungsi yang sama dengan vitamin A dalam proses fisiologis tubuh ketika betakaroten sudah dikonversikan menjadi retinol atau vitamin A. Berdasarkan penelitian pendahuluan yang telah dilakukan tingkat kesukaan terbanyak adalah sempol ayam l dengan penambahan kelor sebesar 5% yaitu sebanayak 5 orang, sempol ayam wortel dengan tanpa penambahan daun kelor (original) sebanyak 4 orang, dan sempol ayam wortel dengan penmabahan daun kelor sebayak 10% sebanyak 1 orang. *Korespondensi Penulis: Email: Neliajose2406@gmail.com