JURNAL ARSITEKTUR, Vol. 11, No. 2, Juli 2021, 83-96 83 Kajian Sirkulasi Ruang Koleksi pada Perpustakaan Universitas Lampung (Unila) Ai Siti Munawaroh 1 , Neneng Widiana Fitri 1 1 Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Bandar Lampung *Penulis Korespondesi: aisiti.arch@ubl.ac.id Abstrak: Ruang koleksi merupakan salah satu ruang penunjang perpustakaan yang paling penting. Kuantitas dan kualitas koleksi mempengaruhi minat pengguna perpustakaan untuk membaca. Di sisi lain, ruang koleksi terdiri dari perabot, buku, manusia dan aktivitas manusia yang ada di dalamnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sirkulasi ruang koleksi perpustakaan Unila dan membandingkannya dengan standar. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui studi lapangan. Data denah dan dimensi perabot didapatkan dengan menggambar ulang berdasarkan ukuran lapangan. Data dianalisis dengan cara membandingkan hasil pengukuran dengan standar. Hasil penelitian didapat: 1) Sirkulasi ruang gerak pada ruang koleksi lantai 1 perpustakaan Universitas Lampung memiliki dimensi antar rak koleksi yang tidak sesuai dengan standar, dan dimensi antar rak koleksi ke meja baca tanpa adanya kursi juga tidak memenuhi standar; 2) Sirkulasi ruang gerak pada ruang koleksi lantai 2 area baca perpustakaan Universitas Lampung pada dimensi antar rak koleksi dan jarak untuk jalur sirkulasi pada zona (1) – (3) memiliki jarak yang tidak sesuai dengan standar. Sementara sirkulasi untuk dimensi antar rak koleksi ke meja baca dengan kursi, pada zona (1) jarak sudah memenuhi standar dan zona (3) jarak tersebut masih kurang dari standar; 3) Sirkulasi ruang gerak pada ruang koleksi lantai 3 memiliki dimensi antar rak koleksi yang tidak memenuhi standar untuk ruang gerak pengguna dalam melakukan aktivitas dan jarak rak koleksi dengan meja baca tanpa kursi juga tidak memenuhi standar, sedangkan dimensi antara rak koleksi dan meja baca yang memiliki kursi pada area 1 jarak sudah memenuhi standar dan area 3 jarak tersebut sudah memenuhi. Kata Kunci: sikrulasi; ruang koleksi; perpustakaan; lampung; unila 1. Latar Belakang Ruang koleksi adalah salah satu ruang penunjang perpustakaan yang paling penting. Minat pengguna perpustakaan biasanya dipengaruhi oleh jumlah dan kualitas koleksi yang ada. Di satu sisi ruang koleksi juga terdiri dari perabot, buku, manusia dan aktivitas manusia yang ada di dalamnya.Penelitian mengenai pengaruh ruang terhadap minat pengunjung di salah satu perpusakaan di Bandung menunjukkan bahwa ada hubungan antara keduanya. Perabot dari perpustakaan dapat menumbuhkan minat pengunjung untuk datang ke perpustakaan(Noviani et al., 2014), Selain perabot, aktivitas manusia yang ada di dalamnya membutuhkan ruang yang disebut dengan ruang sirkulasi. Beberapa penelitian mengenai hubungan sirkulasi dengan kenyamanan telah dilakukan diantaranya penelitian tentang ruang sirkulasi dan pengaruhnya terhadap kenyamanan di sebuah SMK Negeri di Pacitan dan menemukan bahwa kenyamanan pengguna terhadap dimensi ruang sirkulasi berkurang karena terlalu ruang terlalu sempit dan tidak memenuhi standar (Listiani, 2007). Penelitian sejenis dilakukan diantaranya di ruang tunggu sebuah bank(Andadari, Indrosaptono, & Sari, 2019), di perpustakaan universitas swasta (Sainttyauw, 2011), di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) (Mansyur, 2017), di Perpustakaan BPS Provinsi (Fadhlun & Rahman, 2020), di pusat perbelanjaan(Syoufa & Hapsari, 2014)(Pynkyawati, G, Hendarsyah, & Amhar, 2012)(Pynkyawati, Aripin, Iliyasa, & Ningsih, 2014)(Susanto, 2017), di mesjid (Safriana, 2017), di museum(Limantara et al., 2017), di rumah sakit (Suwantoro & Munawaroh, 2017), di ruang IGD rumah sakit islam (Handoko, 2010), dan di stasiun kereta api (Syafiq et al., 2015). Ruang untuk sirkulasi pada perpustakaan ada standarnya.Jarak antar lorong rak minimaladalah 130 cm, sedangkan untuk ruangsirkulasi pengguna yaitu 150 cm, dan jarak yang standar pada perpustakaan umum adalah 230 cm. Jarak minimal antar rak buku ke meja baca adalah 90 cm tanpa kursi, sedangkan jarak minimum antar rak buku ke meja baca dengan kursi adalah 120 cm (Neufert, 2002). Beberapa penelitian tentang sirkulasi pada ruang baca perpustakaan telah dilakukan diantaranya penelitiandi universitas swasta di Bandung dan menemukan bahwa jarak sirkulasi belum sesuai standar (Salsabilla et al., 2019).