1 ISSN e-journal 2579-7557 HEPATOSOMATIK INDEKS DAN DIAMETER HEPATOSIT MENCIT (Mus musculus L.) BETINA SETELAH PAPARAN EKSTRAK ETANOL DAUN MIMBA (Azadirachta indica Juss.) Anisa Nurul Hasana 1 , Agung Janika Sitasiwi 2 , Sri Isdadiyanto 3 1,2,3 Departement of Biology, Science and Mathematics Faculty, Diponegoro University, Semarang Corresponding author: agssiwi@yahoo.co.id Abstract Neem leaves is one part of the neem tree which can be used as a traditional medicinal herb. The purpose of this study was to examine the effect of neem leaf ethanol extract on hepatosomatic index (HSI) and hepatocyte diameter in female mice. The study used a Complete Randomized Design consist of 4 treatments and 5 replications including K (aquadest), P1, P2 and P3 (neem leaf ethanol extract with dose of 8.4,11.2 and 14 mg/ kg BW/day. The treatment was administered orally with a volume of 0.2 mL for 21 days. Body weight were measured every 7 days. The liver was isolated, weighed and histologically prepared with paraffin method, HE staining and 5 μm incision thickness. HSI value determined from body weight and liver weight. Hepatocyte diameter were measured on 7 hepatocytes per lobule. The data was analyzed using ANOVA at 95% confidence level. The results showed that neem leaf ethanol extract had no significant effect (p> 0,05) on body weight, liver weight, HSI value and hepatocyte diameter, but the liver microanatomy showed hepatocyte damage. It can be concluded that exposure of neem leaf ethanol extract for 21 days still safe to be used for reference of traditional medicine. Keywords: Neem leaf, HSI, hepatocyte diameter PENDAHULUAN Obat tradisional merupakan bahan atau ramuan bahan yang berasal dari tumbuhan, hewan, mineral, sediaan sarian (galenik), atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan dan dapat diterapkan sesuai dengan kebiasaan yang telah berjalan di masyarakat. Mimba (Azadirachta indica Juss.) merupakan salah satu tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional (Kepmenkes RI, 2017). Obat tradisional dari bahan tanaman akan melalui proses pencernaan di dalam saluran pencernaan, untuk selanjutnya diserap oleh intestinum dan didetoksifikasi di dalam hepar. Oleh karena itu, hepar sangat rentan terhadap pengaruh berbagai zat kimia yang masuk ke dalam tubuh melalui saluran pencernaan dan sering menjadi sasaran utama dari efek racun zat kimia (Kurniawan et al., 2014). Hepar memiliki keterkaitan dengan bobot tubuh karena hepar melakukan metabolisme zat makanan yang nantinya digunakan untuk aktivitas fisik ataupun disimpan sebagai cadangan makanan dalam tubuh. Zat makanan yang disimpan dalam tubuh akan mempengaruhi bobot badan dari suatu individu (Niendya et al., 2011). Bobot badan dan bobot hepar digunakan untuk menentukan nilai indeks hepatosomatik, berkaitan dengan fungsi hepar sebagai cadangan energi dan aktivitas metabolik (Ashwini et al., 2016). Perubahan morfologi dan fisiologi sel hepar yang mengalami cedera diawali dengan peningkatan penyerapan air,