J-MAS Jurnal Manajemen dan Sains, 7(2), Oktober 2022, 841-848 Program Magister Manajemen Universitas Batanghari ISSN 2541-6243 (Online), ISSN 2541-688X (Print), DOI 10.33087/jmas.v7i2.764 841 Studi Empiris Hubungan Kesadaran Konsumen, Sikap Konsumen Dan Kepuasan Konsumen terhadap Intensitas Pembelian Produk Handicraft Daur Ulang Yayuk Sriayudha, Suswita Roza, Sylvia Kartika Wulan Bhayangkari, Ade Octavia Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi Correspondence email: yayuk.sriayudha@unja.ac.id Abstrak. Produk daur ulang mengacu pada produk berkelanjutan yang dirancang untuk meminimalkan dampak lingkungan di seluruh siklus hidup. Tujuan dari pengembangan produk melaui pembuatan handicraft daur ulang adalah untuk mengurangi dampak pencemaran, mengurangi limbah plastik dan memaksimalkan efisiensi sumber daya. Peningkatan intensitas pembelian produk handicraft daur ulang tidak terlepas dari teori dasar yang menjelaskan hubungan antara sikap konsumen dan intensitas pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis dan menjelaskan pengaruh kesadaran lingkungan dan sikap konsumen terhadap intensitas pembelian produk handicraft daur ulang, (2) Menganalisis dan menjelaskan pengaruh kesadaran lingkungan dan kepuasan konsumen dan intensitas pembelian produk handicraft daur ulang dan (3) menganalisis dan menjelaskan pengaruh kesadaran konsumen terhadap intensitas pembelian produk handicraft daur ulang. Penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen produk handicraft daur ulang di Provinsi Jambi. Kuesioner digunakan sebagai instrumen penelitian terhadap 200 sample. Model statistik yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) Varians dengan alat analisis SmartPLS. Hasil penlitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan kesadaran konsumen terhadap sikap dan kepuasan konsumen produk handicarft daur ulang. Pengaruh yang siginifikan juga terlihat dari hubungan antara kepuasan konsumen dan intensitas pembelian. Namun disisi lain hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh sgnifikan antara kesadaran dan kepuasan konsumen terhadap intensitas pembelian produk handicraft daur ulang. Diharapkan hasil penelitian dapat menjadi referensi bagi konsumen, masyarakat luas, pelaku UMKM, akademisi yang melakukan penelitian sejenis, serta pihak pemerintah selaku pengambil kebijakan strategis.. Kata kunci: Daur Ulang, Handicraft, Intensitas Pembelian, Kesadaran, Sikap Abstract. Recycled products are sustainable products designed to minimize environmental impact throughout their life cycle. The purpose of product development through the manufacture of recycled handicrafts is to reduce the effect of pollution, reduce plastic waste and maximize resource efficiency. The increased purchasing intensity of recycled handicraft products is inseparable from the basic theory that explains the relationship between consumer attitudes and purchase intention. This study aims to (1) analyze and explain the effect of environmental awareness and consumer attitudes on the intensity of purchasing recycled handicraft products, (2) analyze and explain the influence of environmental awareness and consumer satisfaction and the intensity of purchasing recycled handicraft products and (3) analyze and explain the effect of consumer awareness on the intensity of purchasing recycled handicraft products. The study used a quantitative research design. The population in this study are consumers of recycled handicraft products in Jambi Province. The questionnaire prefers as a research instrument for 200 samples. The statistical model used is the Structural Equation Model (SEM) of Variance with the SmartPLS analysis tool. The study showed that consumer awareness significantly influences attitudes and satisfaction with recycled handicraft products. A significant influence is also seen in consumer satisfaction and purchase intensity. But on the other hand, the study results showed no significant effect between consumer awareness and satisfaction on the intensity of purchasing recycled handicraft products. It is hoped that the research results can be a reference for consumers, the wider community, MSME actors, academics who conduct similar research, and the government as strategic policymakers. Keywords: Recycling, Handicraft, Purchase Intention, Awareness, Attitude PENDAHULUAN Isu keberlanjutan menghadirkan tantangan global bagi pengembangan produk untuk membuat pertimbangan tambahan baik dari desain produk material maupun pemanfaatan sumber daya. Meningkatnya populasi dunia, menipisnya sumber daya alam dan munculnya negara-negara industri, menyoroti kebutuhan untuk mengembangkan produk baru yang inovatif untuk menjembatani kesenjangan anatara tren konsumen dan keberlanjutan jangka panjang. Menurut (Li et al., 2018) karena kekurangan sumber daya dan polusi lingkungan, perusahaan perlu meningkatkan proses manufaktur untuk mengurangi biaya konsumsi terhadap energi. Ada paradoks antara cita-cita menjaga keberlanjutan lingkungan yang terkait dengan pertumbuhan pasar bebas dan konsumerisme global. Survei mengungkapkan bahwa 6 dari 10 orang di negara berkembang melaporkan masalah lingkungan yang berdampak negatif pada kesehatan mereka, dua kali lebih banyak dibandingkan dengan sebagian besar negara-negara maju. Oleh karena itu, konsumen menjadi lebih berhati-hati daripada sebelumnya terhadap dampak lingkungan dari produk yang mereka miliki (Shukla, 2019).