Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo: Vol: 4, No 2, April 2022 Halaman: 99-104 eISSN: 2548-1908 99 Hubungan Antara Umur, Dimensi Linier Tubuh dan Jenis Kelamin Dengan Produksi Daging Sapi Di Rumah Potong Hewan Kota Kendari (Relationship Between Age, Body Linear Dimensions and Gender With Beef Production at Kendari Slaughterhouse) Muhammad Fachrul Mubaraq 1 , Harapin Hafid 1* , Amiluddin Indi 1 1 Faculty of Animal Science , Halu Oleo University, South East Sulawesi, Indonesia *harapin.hafid@uho.ac.id Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanahubungan antara umur, dimensi linier tubuh dan jenis kelamin dengan produksi daging sapi di Rumah Potong Hewan Kendari.Penelitian ini dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Kendari pada bulan Agustus sampai September 2019. Penelitian ini menggunakan >50 ekor sapi bali jantan dan betina. Pengambilan data secara acak lalu dikelompokan berdasarkan kelompok umur. Penelitiam ini menggunakan analisisregresi linear berganda dimana, Y = Produksi Daging, a= Konstanta, b= Nilai Koefisien Regresi, = Panjang Karkas, = Lingkar Dada, = Dalam Dada, = Panjang Paha, = Lingkar Paha. Hasil Penelitian menunjukan adanya pengaruh yang sangat kuat antara dimensi linier tubuh dan jenis kelami dengan produksi daging. Keeratan hubungan hasil analisis koefisien determinasi tertinggi pada panjang dada, panjang paha, panjang karkas, dan lingkar canon kaki belakang yaitu 99% yang ditunjukan pada poel 4 yakni sapi berumur >4 tahun Kata kunci: Dimensi linier tubuh, Produksi Daging, Rumah Potong Hewan. Abstract. This study aims to determine how the relationship between age, body linear dimensions and sex with beef production at Kendari Slaughterhouse. This research was conducted at the Kendari City Slaughterhouse (RPH) from August to September 2019. This study used >50 male and female Bali cattle. Random data collection and then grouped by age group. This study uses multiple linear regression analysis where, Y = Meat Production, a = Constant, b = Regression Coefficient Value, x_1 = Carcass Length, x_2 = Bust Circumference, x_3 = Inside Chest, x_4 = Thigh Length, x_5 = Thigh Circumference. The results showed that there was a very strong influence between the linear dimensions of the body and sex with meat production. The closeness of the relationship between the results of the analysis of the highest coefficient of determination on chest length, thigh length, carcass length, and rear leg canon circumference is 99%, as shown in Poel 4, namely cattle >4 years Keywords: Body linear dimensions, Meat Production, Slaughterhouse 1. Pendahuluan Populasi ternak sapi potong di Sulawesi Tenggara didominasi sapi Bali dan sebagian kecil masih terdapat sapi Peranakan Ongole. Ternak sapi Bali merupakan salah satu jenis ternak yang banyak dipelihara karena merupakan bagian dari sistem pertanian yang tak terpisahkan dari kegiatan pertanian di pedesaan. Sapi Bali mempunyai kemampuan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan yang jelek serta kemampuan menghasilkan daging dan karkas yang baik. Ternak sapi Bali diternakkan dengan tujuan ekonomis adalah sebagai ternak potong (daging). Daging merupakan bahan makanan hewani yang digemari oleh seluruh lapisan masyarakat karena rasanya lezat dan mengandung nilai gizi yang tinggi. Daging merupakan sumber protein yang tinggi, protein inidisebut sebagai asam amino esensial, asam amino ini sangat penting danmerupakan protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu daging jugamengandung karbohidrat,