294 Sari Pediatri, Vol. 24, No. 5, Februari 2023 Lama Pemberian Air Susu Ibu pada Bayi Kurang Bulan dan Faktor yang Memengaruhi Tunjung Wibowo, Alifah Anggraini, Elysa Nur Safrida, Setya Wandita, Ekawaty Lutfa Haksari Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran, Keperawatan, dan Kesehatan Masyarakat Universitas Gadjah Mada/RSUP. Dr. Sardjito, Yogyakarta Latar belakang. Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi yang penting untuk bayi kurang bulan. Pemberian ASI pada bayi kurang bulan mempunyai banyak kendala yang akan memengaruhi keberhasilan pemberian ASI. Tujuan. Mengetahui durasi pemberian ASI pada bayi yang lahir kurang bulan dan faktor-faktor yang memengaruhi Metode. Rancang bangun penelitian adalah potong lintang. Data diambil dari registri bayi kurang bulan yang dirawat di bangsal Perinatologi RSUP Dr. Sardjito, yang lahir antara 1 Januari 2018 – Desember 2018. Bayi yang tidak mendapatkan ASI karena alasan medis, misal ibu menderita HIV, ibu mendapatkan kemoterapi atau karena ibu meninggal dunia dikeluarkan dari penelitian ini. Analisis simple dan multiple linear regression dilakukan untuk mengetahui hubungan variabel bebas terhadap lama pemberian ASI. Hasil. Sebanyak 79 bayi kurang bulan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi direkrut ke dalam penelitian. Rerata ± SD lama pemberian ASI pada bayi kurang bulan adalah 10,8±8,1 bulan dengan median 7 bulan. Bayi yang mendapatkan ASI sampai usia 2 bulan adalah 96,2%, usia 4 bulan 89,9%, 6 bulan 81%, 8 bulan 45,6 %, 10 bulan 34,2%. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel yang secara independent terbukti bermakna memengaruhi lama menyusui adalah usia pertama kali bayi diberikan susu formula (β=0,66; p=<0,001) dengan adjusted R 2 = 0,34. Kesimpulan. Waktu pertama kali diberikan susu formula memengaruhi lama pemberian ASI. Semakin akhir pemberian susu formula akan semakin lama pemberian ASI. Sari Pediatri 2023;24(5):294-8 Kata kunci: durasi menyusui, ASI, bayi kurang bulan, susu formula Duration of Breastfeeding in Preterm Infants and Te Infuencing Factors Tunjung Wibowo, Alifah Anggraini, Elysa Nur Safrida, Setya Wandita, Ekawaty Lutfa Haksari Background. Breast milk is an important nutrient for preterm infants. Breastfeeding in preterm infants has many obstacles that will afect the success of breastfeeding. Objective. To determine the duration of breastfeeding and the factors that may infuence it in preterm infants Method. A cross-sectional study was conducted at RSUP Dr. Sardjito by using registry data for premature babies born between January 1, 2018 – December 2018. Infants who were not breastfed for medical reasons (e.g. the mother had HIV, the mother received chemotherapy) or because the mother died were excluded from this study. Simple and multiple linear regression analyse were carried out to determine the relationship between the independent variables and the duration of breastfeeding. Results. A total of 79 preterm infants who met the inclusion and exclusion criteria were recruited into the study. Te mean ± SD duration of breastfeeding for preterm infants was 10.8 ± 8.1 months with a median of 7 months. Infants who received breast milk until 2, 4, 6, 8, and 10 months were 96.2%, 89.9%, 81%, 45.6%, and 34.2%, respectively. Te results of multiple linear regression analysis showed that the age when the baby was frst given formula milk signifcantly afected the duration of breastfeeding (β=0.66; p<0.001) with adjusted R 2 =0.34. Conclusion. Te frst time given formula milk afects the duration of breastfeeding. Te later the formula feeding, the longer breastfeeding will take.Sari Pediatri 2023;24(5):294-8 Keywords: breastfeeding duration, breast milk, preterm, formula milk Alamat korespondensi: Tunjung Wibowo. Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran UGM, Jl. Kesehatan No. 1, Sekip, Yogyakarta 55281. Email: tunjung- wibowo@ugm.ac.id