205 RESPON TANAMAN KEDELAI (Glycine max Merr) TERHADAP JUMLAH AIR YANG DIBERIKAN Response Of Soybean (Glycine Max Merr) On Total Water Provided W. Guntoro, Hadi Suhardjono, Ida Retno Moeljani dan Agus Sulistyono Fakultas Pertanian UPN Veteran Jawa Timur e-mail : 1 email@upnjatim.ac.id, 2 email@upnjatim.ac.id, 3 idarm.upnjatim@gmail.com, 4 agussmkponpes@gmail.com, ABSTRAK Kekurangan air merupakan masalah yang sering dijumpai pada pertanaman kedelai. Umumnya tanaman kedelai ditanam pada musim kemarau dan atau pada lahan kering beriklim kering. Tanaman kedelai produksinya sangat ditentukan oleh jumlah dan distribusi curah hujan yang tidak merata dalam musim tanam. Kemampuan tanaman untuk hidup pada kondisi kekurangan air merupakan keberhasilan suatu tanaman untuk menyesuaiakan diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jumlah air yang diberikan terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. Penelitian dilakukan di Balai Benih Induk Palawija Malang. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok yang diulang tiga kali, dan terdiri dari tiga macam perlakuan yakni : Jumlah air yang diberikan setaraf kapasitas lapang (A1), setengah kapasitas lapang (A2), dan seperempat kapasitas lapang (A3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada variabel pertumbuhan yakni tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar dan berat kering akar. Perlakuan terbaik adalah perlakuan A1 atau jumlah air yang diberikan setaraf dengan kapasitas lapang untuk masing-masing variabel tinggi tanaman (83,50 cm), jumlah daun (19,00), luas daun (835 cm 2 ), panjang akar (592,86 mm) dan berat kering akar (0,24 g). Kata kunci : Glycine max Merr, kapasitas lapang, jumlah air ABSTRACT Lack of water is a problem frequently encountered in soybean because in general the soybean crop planted in dry season and dry land or in dry climates whose production is largely determined by the amount and distribution of rainfall is not evenly distributed in the growing season. The ability of plants to live under conditions of water shortage is the success of a plant for menyesuaiakan themselves. The purpose of this study is to determine the extent of the influence of the amount of water supplied to the growth of soybean plants. The study was conducted at the Center for Parent Seed Crops Malang. The design used was a randomized block design that is repeated three times, and consists of three kinds of treatment that is: given equal amount of water field capacity (A1), half of field capacity (A2), and a quarter of field capacity (A3).The results showed that there were significant differences in the growth variables plant height, leaf number, leaf area, root length and root dry weight. The best treatment is the treatment of A1 or the amount of water supplied to the field capacity equal to each of the variables plant height (83.50 cm), number of leaves (19,00), leaf area (835 cm2), root length (592.86 mm ) and root dry weight (0.24 g). Volume 16 (2) http://jurnal.unmuhjember.ac.id/in dex.php/AGRITROP EISSN Agritrop, Desember 2018 ISSN 1693-2877 EISSN 2502-0455