P-ISSN 2598-0637 E-ISSN 2621-5632 181 Seminar Nasional Bahasa Arab Mahasiswa V Tahun 2021 HMJ Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang MEDIA PEMBELAJARAN MAHARAH ISTIMA’ BERBASIS VIDEO ANIMASI UNTUK SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Ulfah Nur Afifah Universitas Negeri Malang ulfah.nur.1902316@students.um.ac.id ABSTRAK: Artikel ini betujuan untuk mengetahui tentang 1) pengertian media pembelajaran; 2) perbedaan Maharah Istima’ dan mendengar; 3) karakter belajar siswa madrasah ibtidaiyah; 4) pengertian media pembelajaran berbasis video animasi dan penggunaannya. Hasil dari telaah konseptual tentang media pembelajaran maharah istima’ berbasis video animasi untuk siswa madrasah ibtidaiyah yaitu: Media merupakan segala sesuatu yang digunakan sebagai sarana menyampaikan informasi di antara dua pihak untuk mempermudah proses penyampaian informasi yang berupa benda hidup ataupun benda tak hidup. Media juga dapat digunakan oleh guru dalam mempermudah siswa dalam pembelajaran maharah istima’. Maharah istima’ merupakan kemampuan seseorang dalam mencerna atau memahami kata atau kalimat yang diujarkan oleh mitra bicara atau media tertentuPenggunaan video animasi dalam pembelajaran dapat menarik perhatian siswa untuk memperhatikan materi yang disajikan oleh guru. Terlebih untuk anak usia sekolah dasar yang cenderung menyukai hal-hal yang bergambar dan berwarna-warni. Pengggunaan video animasi dalam pembelajaran maharah istima’ dapat membantu siswa lebih mengingat materi yang disajikan karena siswa menerima materi tidak hanya melalui cara mendengar namun juga melihat objek atau gambar animasi yang ditampilkan KATA KUNCI: Media pembelajaran, maharah istima’, video animasi, karakteristik belajar siswa MI Bahasa Arab merupakan bahasa pertama yang didengar oleh seorang muslim saat baru lahir dari rahim ibunya. Anak yang terlahir dari keluarga muslim akan di bacakan adzan dan iqamah oleh orang tuanya dimana lafadz adzan maupun iqamah pasti berbahasa Arab. Tidak berhenti disitu, dalam kehidupan sehari-hari umat muslim tidak akan terlepas dari bahasa Arab baik dalam ibadah maupun pedoman yang digunakan dalam kehidupan mereka yaitu Alquran dan hadits. Sekalipun bahasa Arab telah digunakan dalam kehidupan sehari-hari namun ketertarikan umat muslim untuk memperlajari bahasa Arab lebih mendalam masih minim terlebih pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah. Pembelajaran bahasa Arab seringkali dinilai sulit, membosankan dan monoton. Hal tersebut terjadi karena media pembelajaran yang