SEJARAH AGAMA KRISTEN Perang salib terjadi pada tahun 1095-1295 peperangan yang terjadi di antara umat kristiani pada masa itu memperebutkan sesuatu yang mereka anggap itu adalah miliknya.Arti kata dari “dominggo” adalah “hari Tuhan”. Yang memiliki arti hari minggu adalah hari pertama dalam satu pekan. kata minggu ini diambil dari bahasa portugis, Domingo. Dalam bahasa Melayu yang lebih awal, kata ini dieja sebagai Dominggu. Baru sekitar akhir abad ke- 19 dan awal abad ke-20, kata ini dieja sebagai "Minggu” dan tidak pernah membedakan makna yang terkandung pada arti yang sesungguhnya. Kenapa disebut kristen? Jawabnya adalah karena kita atau orang-orang pada saar itu mengakui sebagai pengikut kristus.Dampak kekristenan dalam perang salib pada saat itu adalah (segi positif) membuka kesadaran (pola pikir) bagi bangsa eropa di tengah-tengah abad yang kelam atau gelap atau membuka wawasan bagi bangsa eropa.(segi negatif). dari perang salib ini adalah merusak hubungan agama antara Kristen dan islam selama bertahun-tahun . Salah satu faktor kekristenan ada di Indonesia karena bersamaan dengan adanya kolonialisasi yang juga bersamaan dengan motto 3G :Glory (Kejayaan),Gold (Kekeyaan),Gospel (Injil/Menyebarkanluaskan agama kristen di seluruh dunia). namun dari ketiga tujuan utama mereka pada masa kolonialisasi gospel/injil ini terbengkalai. Ada pula hal yang bersifat Apologetik yaitu teologi pembelaan di dalam gereja baik dari dalam maupun dari luar gereja ,yang dilihat oleh bapa-bapa gereja yang dianggap melanggar injil.Stigma yaitu perpecahan di dalam gereja,bukan hanya terjadi di dalam penghayatan Kristen.tetapi juga dalam praktis yang lahir dari penghayatan itu. Kemudian Pada abad ke 4 ada kaisar yang bernama konstantinus agung.yang memiliki kekuasaan yang sangat luas. Dalam alkitab Tuhan Yesus menyentuh kepada umat dan murid-muridnya untuk mengabarkan injil sampai ke ujung dunia , yang artinya pada saat 1