PERTUMBUHAN BIBIT TENGKAWANG (Shorea spp) ASAL BIJI DARI POPULASI HUTAN ALAM KALIMANTAN DI PERSEMAIAN B2PD SAMARINDA (Growth of Tengkawang Seedling (Shorea spp) of Seeds from Kalimantan Natural Forest Population in B2PD Samarinda nursery) 61 Tengkawang (Shorea spp) adalah salah satu jenis Dipterocarpaceae yang menghasilkan hasil hutan bukan kayu untuk produk makanan, obat-obatan atau kosmetik (HHBK FEM (Food, Energi and Medicine). Untuk meningkatkan produksi dan kualitas buah tengkawang yang dihasilkan dan agar pengelolaan dan pengusahaan HHBK FEM untuk makanan, obat-obatan dan kosmetik dapat berkelanjutan, diperlukan penanganan yang serius. Pengumpulan materi genetik jenis tengkawang telah dilakukan dipopulasi hutan alam di Kalimantan Barat (Gunung Bunga-Bekinci dan Sungai Runtin) dan KalimantanTengah ( Bukit Baka ). Penyemaian dilakukan di persemaian B2PD Samarinda. Pertsentase biji yang berkecambah di persemaian berurutan sebanyak 84,09% dan 70,68% untuk populasi dari Gunung Bunga-Bekinci, Sungai Asef K. Hardjana dan/and Rayan Peneliti Balai Besar Penelitian Dipterokarpa Samarinda Oleh/By : ABSTRACT One of Dipterocarpaceae species that produces non timber forest product (NTFP) is Illipe nut or locally known as Tengkawang (Shorea spp). Tengkawang can be categorized as NTFP for food, energy and medicine (NTFP FEM). To achieve sustainability of Tengkawang seeds production, tengkawang fruit productivity and quality serious handling is needed. Genetic material collection of tengkawang species was done in natural forest population in West Kalimantan (Mount Bunga-Bekinci and Runtin river) and Central Kalimantan (Bukit Baka). Seedling was done in B2PD Samarinda nursery. The results showed that the percentage of germination were 84,09%, 79,97% and 70,68% for population of Mount Bunga-Bekinci, Runtin river and Bukit Baka, respectively. Fromhree natural forest population three species have been identified. They are Shorea macrophyla, S. pinanga and S. gysberstiana. The largest average diameter growth is S. gysberstiana and S. macrophyla of natural forest population of Runtin River The largest average height growth is S. gysberstiana of natural forest population of Mount Bunga-Bekinci. ABSTRAK Keywords: HHBK FEM, growth, Tengkawang