Pelatihan Teknologi Air Conditioning System Di Lingkungan Bandar Udara 94 Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan Volume 2, Nomor 2, Juni 2022 Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan p-ISSN: 2776-2009, e-ISSN: 2775-5568 Penerbit: Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 2, Nomor 2, Juni 2022 Politeknik Penerbangan Palembang Pelatihan Teknologi Air Conditioning System Di Lingkungan Bandar Udara Asep Muhamad Soleh 1 , Viktor Suryan 2 , Catra Indra Cahyadi 3 ,Direstu Amalia 4 , Virma Septiani 5 , Randa Agusta Pratama 6 , Muhammad Rafli Fazal 7 Politeknik Penerbangan Palembang 1,2,3,4,5,6,7 Email: asep@poltekbangplg.ac.id Abstrak Kurangnya pengetahuan para teknisi tentang teknologi penyejuk udara menyebabkan pelayanan dibandar udara menjadi kurang optimal. Oleh sebab itu diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dalam bidang ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknologi penyejuk udara. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dengan cara memberikan pelatihan kepada masyarakat secara langsung. Pada awal pelatihan diberikan teori dan pengenalan terhadap komponen dan cara kerja sistem pendingin udara. Selanjutnya diberikan pelatihan praktik dengan menggunakan modul praktik air conditioning yang ada di laboratorium Teknik Bandar Udara Politeknik Penerbangan Palembang. Pada akhir pelatihan dilakukan evaluasi baik secara teori dan praktik. Hasil dari evaluasi semua peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk melakukan pemeliharaan penyejuk udara. Dengan demikian, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dinyatakan berhasil mengingkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan ketarampilan peserta, menjadikan pelayanan bandar udara kepada para penumpang akan semakin meningkat dan industri penerbangan di Indonesia semakin maju. Kata Kunci: Teknologi penyejuk udara, bandar udara Abstract Lack of knowledge of technicians about air conditioning technology causes airport services to be less than optimal. Therefore, community service activities are needed to improve these skills. This community service activity aims to increase public knowledge about air conditioning technology. The method of community service is by providing training to the community. At the beginning of the training, the theory and introduction to the components and workings of the air conditioning system were given. Furthermore, they were given practical training using the air conditioning practice module in the Airport Engineering Laboratory of the Palembang Aviation Polytechnic. At the end of the training, an evaluation was carried out both in theory and practice. The results of the evaluation of all participants were declared eligible to