Prosiding KONFERENSI ILMIAH MAHASISWA UNISSULA (KIMU) 3 Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 28 Oktober 2020 ISSN. 2720-9695 1 PERBANDINGAN JUMLAH SEL NEUTROFIL PULPA GIGI TIKUS WISTAR SETELAH APLIKASI TIGA JENIS MEDIKAMEN KAPING PULPA 1 Annisa Firdaus*, 2 Andina Rizkia Putri Kusuma, dan 3 Niluh Ringga Woroprobosari 1 Program Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung 2 Departemen Konservasi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung 3 Departemen Radiologi Oral dan Forensik Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung Semarang *Corresponding Author: nisafrds@std.unissula.ac.id Abstrak Pulpa gigi mampu mengidentifikasi jejas melalui mekanisme inflamasi yang diperankan oleh sel neutrofil. Prosedur pembersihan karies dapat menimbulkan resiko terbukanya atap kamar pulpa. Kaping pulpa direk merupakan perawatan yang diindikasikan pada kasus tersebut. Kalsium hidroksida, MTA, dan Biodentine merupakan medikamen yang dapat digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan jumlah sel neutrofil pulpa gigi tikus Wistar setelah aplikasi medikamen kaping pulpa. Subjek penelitian adalah 24 tikus wistar jantan yang dibagi menjadi empat kelompok masing-masing 6 ekor. Kelompok I (kontrol negatif), kelompok II (MTA), kelompok III (Biodentine) dan kelompok IV (Ca () 2 ). Medikamen diaplikasikan sesaat setelah preparasi. Sampel gigi diambil pada hari ke-4. Gigi tikus didekalsifikasi kemudian diberi pewarnaan Hematoksilin dan Eosin untuk melihat sel Neutrofil. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik Kruskal-Wallis. Jumlah sel neutrofil pada kelompok II terhadap kelompok III , dan kelompok I terhadap kelompok IV menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan (p>0,05). Pemberian tiga medikamen kaping pulpa menunjukkan adanya perbedaan jumlah sel neutrofil dengan jumlah sel neutrofil paling sedikit pada kelompok III dan jumlah sel neutrofil paling banyak pada kelompok I. Kata kunci: kaping pulpa, neutrofil, kalsium hidroksida, mineral trioxide aggregat, biodentine Abstract Dental pulp can identify the existence of injury by inflammatory process, played by neutrophil cells. Caries removing procedures can pose a risk of opening the roof pulp chamber. This condition can be treated with pulp capping using Ca() 2 , MTA, and Biodentine medicaments. The aim of this study was to analyze differences neutrophil cell counts in dental pulp Wistar rats after application of pulp capping medicaments. The subjects on this study were 24 male Wistar rats divided into four groups consist of 6 rats each. Group I (negative control), group II (MTA), group III (Biodentine), and group IV (Ca () 2 ) . Medicaments applied shortly after preparation. Samples were taken on day fourth after treatment. The teeth were decalcified then stained using Hematoxylin and Eosin to observe neutrophil cell counts.The data have been analyzed using statistical Kruskal-Wallis tests. The mean neutrophil cell counts in the control group I was higher than groups II, III, and IV. Neutrophil cell counst in group II with group III, and the group I with group IV showed no significant difference (p> 0.05). The application of three pulp capping medicaments shows the difference of neutrophil cells count with least number of neutrophil cells in group III. Keywords: pulp capping, neutrophils, calcium hydroxide, mineral trioxide aggregate, biodentine