Journal on Education Volume 05, No. 02, Januari-Februari 2023, pp. 2830-2839 E-ISSN: 2654-5497, P-ISSN: 2655-1365 Website: http://jonedu.org/index.php/joe Studi Eksplorasi Budaya Sekolah SMP Negeri 3 Lubuk Pakam Lidya Ardiyan 1 , Zainudin Lubis 2 , Wanapri Pangaribuan 3 , Osberth Sinaga 4 1, 2, 3, 4 Manajemen Pendidikan, Universitas Negeri Medan, Indonesia, Jl. Willem Iskandar, Medan, Sumatera Utara lidyaardiyan@gmail.com Abstract The importance of school culture as a school personality is the basis for the formation of norms, values, and performance in schools. The research was conducted using Mix Methods, through interviews and an inventory survey of school culture to school principals and teachers at SMPN 3 Lubuk Pakam, a total of 45 people. The results of the interviews show that the principal, teachers and staff feel comfortable and have the support of one another. the school culture inventory survey also shows that the school culture is in a very good category, (X=145.62). Human Relations Orientation, Open System, Internal Process and Rational Purpose are all in good category. Each orientation is significantly correlated with school culture, internal process orientation (R=0.78), open system orientation (R=0.865), rational goal orientation (0.839) and human relations orientation (R=0.660). Keywords : School Culture, Human Relations, Open Systems, Internal Processes, Rational Purpose Abstrak Pentingnya budaya sekolah sebagai kepribadian sekolah yang menjadi dasar terbentuknya norma, nilai, hingga kinerja di sekolah. Penelitian dilakukan dengan Mix Methods, melalui wawancara dan survey inventory budaya Sekolah kepada Kepala Sekolah dan guru di SMPN 3 Lubuk Pakam, sejumlah 45 orang. Hasil wawancara menunjukkan bahwa Kepala Sekolah, guru dan staf merasa nyaman dan mendapat dukungan satu dengan lainnya. survey inventory budaya sekolah juga menunjukkan budaya sekolah kategori sangat baik, (X=145,62). Orientasi Hubungan manusia, Sistem Terbuka, Proses Internal dan Tujuan Rasional semuanya dalam kategori baik. Setiap orientasi berkorelasi signifikan dengan budaya Sekolah, Orientasi Proses internal (R=0,78), Orientasi Sistem terbuka (R=0,865), Orientasi Tujuan Rasional (0,839) dan yang Orientasi Hubungan Manusia (R=0,660). Kata Kunci:Budaya Sekolah, Hubungan Manusia, Sistem Terbuka, Proses Internal, Tujuan Rasional Copyright (c) 2023 Lidya Ardiyan, Zainudin Lubis, Wanapri Pangaribuan, Osberth Sinaga Corresponding author: Lidya Ardiyan Email Address:lidyaardiyan@gmail.com (Jl. Willem Iskandar,Medan,Sumatera Utara) Received 06 January 2023, Accepted 13 January 2023, Published 14 January 2023 PENDAHULUAN Seseorang memiliki kepribadian yang unik yang membuatnya berbeda dengan orang lain, beberapa memiliki kesamaan, tapi tetap tidak sama. Bahkan pada anak kembar identic memiliki kepribadian dengan keunikan masing-masing. Demikian juga sebuah organisasi, dalam sisi hubungan antar manusia maupun sebagai sebuah system, masing-masing memiliki keunikan selayaknya kepribadian, yang disebut budaya organisasi. Dalam pembahasan ranah organisasi Pendidikan maka budaya organisasi sebagai “kepribadian” dikenal lebih dekat dengan sebutan budaya sekolah (Rony, 2021). Pendidikan berperan penting dalam membentuk kehidupan individu dalam suatu masyarakat. Lembaga pendidikan perlu memberikan pendidikan yang berkualitas untuk mempersiapkan peserta didik bagi generasi mendatang. Dengan demikian, sekolah menawarkan lingkungan di mana siswa dapat mempelajari keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Setiap organisasi memiliki karakteristik yang berbeda-beda berdasarkan tujuan dan misinya. Begitu juga setiap sekolah memiliki