Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4 No 4 Tahun 2022 p-ISSN 2656-8063 e-ISSN 2656-8071 Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2022 Halm 5141 - 5149 EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN Research & Learning in Education https://edukatif.org/index.php/edukatif/index Organisasi Kurikulum Pondok Pesantren Atsarus Salafiyah Sampang M. Wildan 1 , Muh. Wasith Achadi 2 , Heru Juabdin Sada 3 , Ahmad Syafak Khoirut Tobib 4 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia 1,2 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia 3,4 E-mail : wil.dadan1804@gmail.com 1 , wasith.achadi@uin-suka.ac.id 2 , herujuabdin@radenintan.ac.id 3 , achsyafak18@gmail.com 4 Abstrak Mayoritas pesantren dianggap jauh dari realitas sosial, karena seolah-olah terdapat kesenjangan antara dunia pesantren dan dunia modern. Berangkat dari kegelisahan tersebut, beberapa pesantren saat ini mulai mengambil langkah strategis seperti perumusan kurikulum yang “progresif”. Pesantren yang merupakan lembaga pendidikan paling unik dibanding institusi yang lain yang otomatis perumusan kurikulumnya juga akan berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis organisasi dan desain kurikulum yang diterapkan di pesantren. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Sementara itu, analisis data menggunakan analisis deskriptif. Lokasi penelitian ini di Pondok Pesantren Atsarus Salafiyah Sampang. Temuan dari penelitian ini adalah Pondok Pesantren Atsarus Salafiyah Sampang memadukan antara organisasi kurikulum terpisah-pisah (Separated Subject Curriculum) dengan kurikulum terpadu (integrated curriculum). Sistem pembelajarannya menggunakan system tanpa kelas yang hanya membagi menjadi dua kelompok (marhalah). Metode pembelajaran yang diterapkan adalah tatap muka klasikal (sorogan dan bandongan) serta kooperatif learning. Sistem evaluasi yang diterapkan adalah tes lisan, hafalan, dan problem solving. Kata Kunci: Organisasi Kurikulum, manajemen kurikulum, Pesantren Abstract The majority of pesantren are considered far from social reality because it seems that there is a gap between the world of pesantren and the modern world. Departing from this anxiety, several Islamic boarding schools are currently starting to take strategic steps such as the formulation of a "progressive" curriculum. Pesantren is the most unique educational institution compared to other institutions which automatically formulate the curriculum will also be different. This study aims to analyze the organization and design of the curriculum applied in Islamic boarding schools. This type of research is field research with a qualitative approach. Data was collected by using interview and documentation techniques. Meanwhile, data analysis used descriptive analysis. The location of this research is the Atsarus Salafiyah Islamic Boarding School, Sampang. The findings of this study are the Atsarus Salafiyah Islamic Boarding School in Sampang combines a separate curriculum organization with an integrated curriculum. The learning system uses a classless system that is only divided into two groups (marhalah). The learning method applied is face-to-face classical (sorogan and bandongan) and cooperative learning. The evaluation system applied is an oral test, memorization, and problem-solving. Keywords: Curriculum Organization, Curriculum management, Pesantren Copyright (c) 2022 M. Wildan, Muh. Wasith Achadi, Heru Juabdin Sada, Ahmad Syafak Khoirut Tobib Corresponding author: Email : wil.dadan1804@gmail.com ISSN 2656-8063 (Media Cetak) DOI : https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3104 ISSN 2656-8071 (Media Online)