Jurnal TECHNOBIZ Vol. 4, No. 2, 2021, 93-100. ISSN 2722-3566 (print) 93 PENGARUH ELEMEN-ELEMEN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP INTEGRATED REPORTING (Studi Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2017-2019) Febiola Wijaya 1) , Fitri Agustina 2) , email: febiolawijaya99@gmail.com, email: fitriagustina@darmajaya.ac.id 1), Akuntansi, Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Jl. Z.A Pagaralam, No 93, Labuhanratu, Bandarlampung Abstract The purpose of this study was to obtain empirical evidence regarding the influence of the elements of Good Corporate Governance on Integrated Reporting. The elements of Good Corporate Governance (GCG) were proxied to be Institutional Ownership, Composition of Independent Commissioner, Board of Directors, and Audit Committee. Integrated reporting as the dependent variable was measured by conducting a content analysis on annual reports of companies using the Integrated Reporting measurement index. The population in this study were listed mining companies on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2019. The sampling technique used purposive sampling with a sample of 35 companies. The method of analysis used multiple linear regression methods. The result of this study found that Institutional Ownership, Composition of Independent Commissioner, Board of Directors, and the Audit Committee had a significant effect on Integrated Reporting. Keywords: Integrated Reporting, Institutional Ownership, Independent Commissioner Composition, Board of Directors, Audit Committee Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh elemen-elemen Good Corporate Governance terhadap Integrated Reporting. Elemen-elemen Good Corporate Governance (GCG) diproksikan menjadi Kepemilikan Institusional, Komposisi Komisaris Independen, Dewan Direksi, dan Komite Audit. Integrated Reporting sebagai variabel dependen diukur dengan melakukan analisis konten pada laporan tahunan perusahaan sampel menggunakan indeks pengukuran Integrated Reporting. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017-2019. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 35 perusahaan. Metode analisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil pengujian ini membuktikan bahwa Kepemilikan Institusional, Komposisi Komisaris Independen, Dewan Direksi, dan Komite Audit berpengaruh signifikan terhadap Integrated Reporting. Kata Kunci : Integrated Reporting, Kepemilikan Institusional, Komposisi Komisaris Independen, Dewan Direksi, Komite Audit 1. Pendahuluan Setiap perusahaan yang berdiri harus memiliki persepsi ‘going concern’ dimana suatu emiten berdiri untuk dapat beroperasi secara terus menerus dan memiliki tujuan jangka panjang. Poin utama dalam keberlangsungan hidup suatu perusahaan terdapat pada bagaimana perusahaan tersebut dapat menghasilkan kinerja yang signifikan baik di dalam kinerja keuangan maupun non keuangan. Kinerja tersebut kemudian diungkapkan dalam bentuk laporan tahunan yang dipublikasikan agar dapat digunakan oleh para pemakai laporan keuangan. Lako (2013) menggambarkan evolusi pelaporan perusahaan yang dimulai dari financial reporting, management reporting, green reporting, sustainability reporting dan integrated reporting. Kinerja keuangan dahulu menjadi fokus utama dimana tujuan perusahaan didirikan adalah untuk mendapat laba sebanyak-banyaknya (profit oriented). Namun terdapat kelemahan dimana hanya menyajikan informasi item-item keuangan saja dan mengabaikan kepedulian terhadap isu sosial dan lingkungan yang menjadi pilar dasar bisnis. Perkembangan laporan non keuangan perusahaan diawali dengan munculnya konsep pengungkapan