Journal of Telenursing (JOTING) Volume 3, Nomor 2, Desember 2021 e-ISSN: 2684-8988 p-ISSN: 2684-8996 DOI: https://doi.org/10.31539/joting.v3i2.2936 759 TERAPI KOMPLEMENTARI TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN KANKER Novita Sari 1 , Dewi Elizadiani Suza 2 , Mula Tarigan 3 Universitas Sumatera Utara 1,2,3 novitasari31mei@gmail.com 1 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi pengaruh intervensi dalam menurunkan nyeri pada penderita kanker. Metode yang digunakan adalah sistematik review melalui database EBSCO, PubMed dan ProQuest. Seleksi artikel menggunakan metode diagram Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi komplementari seperti Aromatherapy Massage, Reflexology, Acupuncture, Hypnotherapy, Acupressure, Healing Touch dan Massage menunjukkan hasil yang signifikan terhadap penurunan nyeri pada pasien kanker. Simpulan, intervensi komplementari dapat membantu menurunkan nyeri pada pasien kanker. Kata Kunci: Nyeri Kanker, Terapi Komplementer ABSTRACT This study aims to identify and evaluate the effect of intervention in reducing pain in cancer patients. The method used is a systematic review through the EBSCO, PubMed and ProQuest databases. The articles selected the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) diagram method. The results showed that complementary interventions such as Aromatherapy Massage, Reflexology, Acupuncture, Hypnotherapy, Acupressure, Healing Touch and Massage showed significant results in reducing pain in cancer patients. In conclusion, complementary interventions can help reduce pain in cancer patients. Keywords: Cancer Pain, Complementary Therapy PENDAHULUAN Kanker merupakan suatu penyakit yang diakibatkan oleh pertumbuhan yang tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh, sel tersebut tidak terkendali dan dapat menyebar keseluruh bagian tubuh lainnya. Di dunia, kanker merupakan salah satu penyakit yang jumlahnya pengalami peningkatan setiap tahun (Copernicus et al., 2019). Sebagian besar kanker dengan kelangsungan hidup rata-rata 5 tahun dan prevalensi tertinggi di dunia adalah Negara Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, Finlandia, Islandia, Norwegia dan Swedia, dan pada wanita yang didiagnosis sejak tahun 2010 dengan kelangsungan hidup 5 tahun pada kanker payudara dengan persentase 89,5% di Australia dan 90,2% di Amerika Serikat (Allemani et al., 2018). Kanker merupakan penyebab utama kematian diseluruh dunia, terhitung sekitar 9,6 juta kematian pada tahun 2018 dan kanker yang paling umum dialami yaitu kanker