ISSN : 0852-3681 E-ISSN : 2443-0765 Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 27 (3): 76 – 82 Available online at http://jiip.ub.ac.id DOI: 10.21776/ub.jiip.2017.027.03.10 76 Pemanfaatan Tepung Kulit Bawang Merah (Allium ascalonicum) Sebagai Imbuhan Pakan Terhadap Penampilan, Profil Darah Dan Kolesterol Pada Puyuh Petelur Utilization of Powdery Skin of Onion (Allium ascalonicum) as Affixes Feed Against the Appearance of Blood and Cholesterol Profiles, on Lay-ing Quail Valerianus Teru , M. Halim Natsir, Eko Widodo Fakultas Petrenakan Universitas Brawijaya Submitted : 28 July 2017, Accepted : 31 Octoberr 2017 ABSTRAK: Kandungan senyawa aktif flavonoid dalam tepung KBM yang berfungsi sebagai anti bakteri dan anti kolesterol. Puyuh merupakan jenis unggas yang menghasilkan sumber protein hewani. Telur puyuh memiliki kadar kolesterol dua kali lebih tinggi (844 g/dL) dibandingkan telur ayam (423 mg/dL), namun dengan kandungan gizi yang lebih baik daripada susu sapi segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penambahan tepung KBM dalam pakan terhadap profil darah dan kolesterol telur puyuh. Penelitian ini menggunakan 144 ekor burung puyuh dibagi dalam 4 perlakuan dengan 6 ulangan dan masing-masing diisi 6 ekor puyuh selama 3 bulan. Perlakuan yang diberikan adalah 0%, 1%, 2%, 3%. Berdasarkan perhitungan ANOVA, kuning telur puyuh yang diberi pakan tambahan tepung KBM 3% menunjukkan penurunan kadar kolesterol (682.20 ± 5.30 mg/dL). Parameter profil darah yang diukur adalah jumlah eritrosit dan kadar hemoglobin,. Hasil penelitian menunjukkan jumlah eritrosit dengan nilai 12,870±3,218 dan hemoglobin dengan nilai 14,425±0,842 tidak nyata (P<0,05) dipengaruhi oleh perlakuan. Meskipun secara statistik parameter pengamatan akibat perlakuan tidak memberikan hasil yang berbeda nyata, namun jika dilihat dari rerata hasil penelitian menunjukkan bahwa 2% tepung KBM (P3) dalam pakan memberikan hasil yang terbaik terhadap profil darah.. Sehingga 2% tepung KBM (P2) dalam pakan dapat dijadikan sebagai feed additive herbal alternative sebagai pengganti antibiotic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung KBM mampu menurunkan kolesterol telur puyuh. Kata kunci : Flavonoid, Profil Darah, Tepung Kulit Bawang Merah, Kolestero Telur Puyuh ABSTRACT: The main bioactive compound in skin Allium ascalonicum is quercetin, which serves as antibacterial and anticholesterol agent. The purpose of this research was to investigate the effect of skin Allium ascalonicum powder supplementation on blood profile and egg cholesterol content of quail. One hundred and forty-four quails were randomly allocated in 24 flocks, consisting 4 treatments and 6 replications. Each replication consisted of 6 quails. The treatments used were P0: basal diet (control), P1: basal diet +1% skin powder Allium ascalonicum, P2: basal diet + 2% skin of Allium ascalonicum powder, and P3: basal diet + 3% skin of Allium ascalonicum powder. Variables observed were blood erythrocytes, hemoglobin and egg cholesterol content. Data were analyzed using one-way Analysis of Variance (ANOVA). Significant data was then further analyzed using Duncan Multiple Range Test. The result showed that there was no significant effect (P>0.05) of shallot skin powder on blood erythrocytes and hemoglobin of quail.There was significant effect (P<0.05) of skin Allium asca- lonicum powder supplementation on egg cholesterol content. Supplementation of skin Allium ascalo- nicum powder at the level of 3% (P3) could decrease egg cholesterol content compared to control (682.20 mg/dL vs 729.80 mg/dL). The conclusion of this research is that skin of Allium ascalonicum powder supplementation could decrease cholesterol content in quail egg. Keywords: Flavonoids, Blood Profiles, Onion Skin, Cholesterol, Quail . Corresponding author: Valenteru1981@gmail.com