Jurnal Ilmiah Agrosaint. Volume 12, Nomor 1, Juni 2021 ISSN 2086-2237 1 Pengaruh Pemberian Bokashi Daun Kaliandra dan Dosis Dolomit Terhadap Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) Varietas Laguna F1 Dwi Prasetyawati Thana¹, Berlian Z. Haryati², Lina Tangke Tasik³ 1,2) Fakultas Pertanian Universitas Kristen Indonesia Toraja 3) Alumni Fakultas Pertanian Universitas Kristen Indonesia Toraja Email: dwipratha01@ukitoraja.ac.id Abstrak Penelitian tentang bokashi daun kaliandra dan dosis dolomit, dilaksanakan pada bulan April - Juli 2020, di Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, dengan ketinggian 750 dpl dan tipe iklim B (Schimdt dan Fergusson) yang bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Pupuk Bokashi Daun Kaliandra Dan Dosis Dolomit Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Terong Ungu ( Solanum Melongena L). Penelitian dilakukan dalam bentuk perobaan faktorial dengan dua faktor yang berbeda yang disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) yaitu perlakuan digunakan bokashi daun kaliandra dan dosis dolomit. Bokashi daun kaliandra sebagai faktor 1 terdiri dari taraf perlakuan yaitu B0= Kontrol (tanpa perlakuan), B1 = 100 g/tanaman, B2 = 200 g/tanaman, B3 = 300 g/tanaman, B4 = 400 g/tanaman.Sedangkan dosis dolomit sebagai Faktor 2 terdiri dari D0 = kontrol, D1 = 6 g/tanaman, D2 = 9 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B4 (400 g bokashi daun kaliandra) memberi hasil terbaik pada tinggi tanaman, diameter pangkal batang, laju tumbuh relatif, laju asimilasi bersih, jumlah buah pertanaman, diameter buah, berat buah pertanaman, dan panjang buah. Kata Kunci: Terong ungu, bokashi daun kaliandra, kapur dolomit Abstract Research on calliandra leaf bokashi and dolomite dose, was carried out in April - July 2020, in Mentiroku Village, Rantepao District, North Toraja Regency, with an altitude of 750 above sea level and climate type B (Schimdt and Fergusson) which aims to determine the Effect of Giving Bokashi Leaves Fertilizer Calliandra and Dolomite Dosage on Growth and Production of Purple Eggplant (Solanum Melongena L). The study was conducted in the form of a factorial experiment with two different factors arranged in a randomized block design (RAK), namely the treatment used bokashi calliandra leaves and dolomite doses. Calliandra leaf bokashi as factor 1 consisted of treatment levels, namely B0 = Control (without treatment), B1 = 100 g/plant, B2 = 200 g/plant, B3 = 300 g/plant, B4 = 400 g/plant. While the dose of dolomite as Factor 2 consisted of D0 = control, D1 = 6 g/plant, D2 = 9 g/plant. The results showed that treatment B4 (400 g of calliandra bokashi) gave the best results on plant height, stem diameter, relative growth rate, net assimilation rate, number of fruit planted, fruit diameter, fruit weight, and fruit length. Keywords: Purple eggplant, calliandra leaf bokashi, dolomite PENDAHULUAN Terung ungu (Solanum melongena L) termasuk famili Solanaceae, dan berbentuk perdu. Terung mengandung gizi yang cukup tinggi, terutama kandungan vitamin A dan fosfor. Menurut Sunarjono (2013), bahwa setiap 100 g bahan merah terung mengandung 26 kalori; 1 g protein; 0,2 g hidrat arang; 25 IU vitamin A;0,04 g vitamin B; dan 5 g vitamin C. Buah terung mempunyai khasiat sebagai obat karena mengandung alkoid,