Rambideun : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol. 3, No. 1, Maret 2020 P-ISSN : 2615-8213 E-ISSN : 2656-2987 32 - 35 Risna dan Neila Fauzia ---------------------------------------------------------------------------------------------- PENYULUHAN HIPERTENSI DAN MODIFIKASI GAYA HIDUP LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI GAMPONG SAGOE KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE Risna 1 , Neila Fauzia 2 1 2 Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Medika Nurul Islam Email: risna@stikesmni.ac.id, neilafauzia@stikesmni.ac.id Diterima 25 Februari 2020/Disetujui 3 Maret 2020 ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan hipertensi dan modifikasi gaya hidup lansia dengan hipertensi di Gampong Sagoe Kec. Simpang Tiga Kab. Pidie, secara umum bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan hipertensi dan modifikasi diet yang tepat bagi penderita hipertensi dan secara khusus untuk meningkatkan pengetahuan, kemauan dan kemampuan tentang hipertensi dan modifikasi diet yang tepat untuk penderita hipertensi pada lansia di Gampong Sagoe Kec. Simpang Tiga kab. Pidie. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan hipertensi dan modifikasi gaya hidup lansia dengan hipertensi di Gampong Sagoe Kec. Simpang Tiga Kab. Pidie dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 2020. Adapun lokasi kegiatan pengabdian ini adalah di Meunasah Gampong Sagoe Kec. Simpang Tiga Kab. Pidie. Pelaksanaan kegiatan PKM berupa penyuluhan hipertensi dan modifikasi gaya hidup lansia dengan hipertensi di Gampong Sagoe Kec. Simpang Tiga Kab. Pidie, melalui tahapan survei kelompok sasaran, persiapan saran dan prasarana, pelaksanaan kegiatan aksi, dan evaluasi. Adapun metode pelaksanaan kegiatan PKM berupa penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan hipertensi dan modifikasi gaya hidup lansia dengan hipertensi di Gampong Sagoe Kec. Simpang Tiga Kab. Pidie disimpulkan bahwa tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor resiko penyakit jantung. Adapun dengan menurunkan tekanan darah tinggi, angka morbiditas dan mortalitas dapat diturunkan. Modifikasi gaya hidup seperti penurunan berat badan, penerapan diet kombinasi DASH, aktivitas fisik yang teratur, dan tidak merokok adalah langkah pertama penanganan hipertensi, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan. Kata Kunci: penyuluhan, hipertensi, modifikasi gaya hidup lansia PENDAHULUAN Kejadian hipertensi secara global cenderung meningkat, terutama di negara maju dan sedang mengalami transisi epidemiologi. Menurut The Joint National Committee (JNC 7) on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure1 hipertensi dapat dikelompokkan dalam: prahipertensi jika tekanan darah 120-139/80- 89 mmHg; hipertensi I 140-159/90-99 mmHg dan hipertensi II >160/>100 mmHg. Adapun, prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2002 dikalangan usia dewasa laki-laki dan perempuan sebesar 27% dan 29% (Depkes RI, 2008). Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2007 menunjukkan hasil prevalensi hipertensi di Indonesia yaitu 31,3% pada laki-laki dan 31,9 % pada perempuan. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko hipertensi adalah keturunan, lingkungan, kegemukan, peningkatan asupan natrium, merokok, alkohol dan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan subjek tentang hipertensi bervariasi. Penelitian yang dilakukan di Australia pada pasien hipertensi menunjukkan 55% dapat menyebutkan gejala hipertensi dan percaya stress menyebabkan hipertensi (Depkes RI, 2008). Penelitian di Sudan menunjukkan dua pertiga dari subjek mempunyai skor pengetahuan yang tinggi tentang etiologi dan komplikasi dari hipertensi. Setengah dari subjek mengetahui cara menangani hipertensi, namun subjek mempunyai skor pengetahuan yang rendah tentang gejala hipertensi. Lalu, hasil penelitian di Swedia menunjukkan pengetahuan tentang tekanan darah tinggi tidak berasal dari fasilitas kesehatan, namun dari media masaa (Tedjasukmana P. 2012).