Copyright © 2021, DIDAKTIKOS, e-ISSN 2621-2110 | 75
Volume 4, No 2, Desember 2021 (75-87)
ISSN: 2621-6220
DOI: https://doi.org/10.32490/didaktik.v4i2.90 https://journal.stipakdh.ac.id/index.php/didaktikos
Implikasi Legasi Pendidikan dalam Matius 28:18-20 bagi Gereja Masa Kini
Yakub Hendrawan Perangin Angin, Yonatan Alex Arifianto, Tri Astuti Yeniretnowati
1
Sekolah Tinggi eologi Bethel The Way, Jakarta
2
Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga
3
Sekolah Tinggi Teologi Ekumene, Jakarta
Correspondence: yakub.hendrawan@sttbetheltheway.ac.id
Abstract: Discipleship can be said to have been known for a very long time in the Christian
community, but in practice today not many people have professed to believe in Jesus Christ as
Savior and His Lord is involved in the discipleship process even to have the desire to make
disciples of other believers. This is the problem facing the church as a believer in Christ today. The
writing of this journal is intended to direct the perspective of believers who are called Christians
because they believe in what has been taught and imitated by Jesus Christ by reviewing the Great
Commission which was bequeathed by the Lord Jesus to His disciples. The method in writing this
journal is a qualitative method with a library approach. The conclusion of this writing is the
importance of remembering the legacy of the Great Commission that Christ has taught and
modeled and how all Christians are called to pass it down continuously to the next generations of
believers.
Keywords: discipleship; inheritance; multiplication; the great commission; transformation
Abstrak: Pemuridan dapat dikatakan sudah sangat lama dikenal dalam komunitas Kristen, namun
pada praktiknya saat ini tidak banyak orang yang sudah mengaku percaya kepada Yesus Kristus
sebagai juruselamat dan Tuhan-nya terlibat dalam proses pemuridan bahkan untuk memiliki
kerinduan memuridkan orang percaya lainnya pun tidak. Inilah persoalan yang dihadapi gereja
sebagai orang percaya kepada Kristus saat ini. Penulisan jurnal ini ditujukan untuk mengarahkan
perspektif orang percaya yang disebut orang Kristen karena percaya kepada apa yang sudah
diajarkan dan diteladankan oleh Yesus Kristus dengan mengupas kembali Amanat Agung yang
diwariskan Tuhan Yesus kepada para murid-Nya. Metode dalam penulisan jurnal ini adalah metode
kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Kesimpulan dari hasil penulisan ini adalah pentingnya
mengingat kembali warisan Amanat Agung yang sudah Kristus ajaarkan dan teladankan dan
bagaimana semua orang Kristen terpanggil untuk mewariskannya kembali terus menerus ke
generasi-generasi orang percaya selanjutnya.
Kata kunci: amanat agung; pelipatgandaan; pemuridan; transformasi; warisan
PENDAHULUAN
Persoalan yang selalu dihadapi kekeristenan pada setiap masa dan setiap generasi
adalah kurangnya pekerja yang seharusnya bekerja giat di ladang Tuhan yang begitu luas
untuk terus-menerus membangun gerakan penginjilan, pemuridan, pemerlengkapan dan
pengutusan. Banyak orang kristiani yang telah diperlengkapi namun semua belum
sungguh-sungguh terbeban dan berbagian mengerjakan pelayanan untuk pembangunan
tubuh kristiani dan misinya bagi dunia. Masih terlalu banyak orang kristiani yang menjadi
penonton dan pengangguran di ladang dunia ini.
1
1
Tim Kambium, Berbuah Dalam Kristus, 1st ed. (Yogyakarta: Kambium, 2009), 8.