SAHAFA Journal of islamic Comunication Vol.2, No.1 Juli 2019 Komunikasi Interpersonal Wali Kelas Terhadap Santri Dalam Pendisiplinan Bahasa Resmi Gontor Muhammad Aminudin Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Darussalam Gontor Jl. Raya Siman, Km.06, Siman, Ponorogo iammeans77@gmail.com 1 Abstrak Para santri di Pondok Modern Darussalam Gontor diwajibkan untuk berbahasa resmi Gontor karena merupakan peraturan yang wajib dilaksanakan oleh semua santri. Realita yang terjadi saat ini, para santri jarang berbahasa resmi Gontor, melainkan terlalu sering berbicara menggunakan Bahasa Indonesia ataupun bahasa-bahasa lain selain bahasa yang dianjurkan oleh Pondok. Banyaknya pelanggaran bahasa yang dilakukan santri menyebabkan turunnya kualitas berbahasa resmi Gontor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi interpersonal wali kelas dengan santri dalam pendisiplinan berbahasa resmi Gontor. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Koleksi data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan wali kelas 5R, pembimbing bahasa, dan ketua kelas 5R di Pondok Modern Darussalam Gontor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal wali kelas 5R dengan santrinya dalam pendisiplinan berbahasa resmi Gontor dilakukan berdasarkan lima indicator komunikasi interpersonal. Indikator tersebut terdiri dari : keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Komunikasi interpersonal yang intens dalam pendisiplinan berbahasa resmi Gontor terjadi karena hubungan interpersonal yang erat antara wali kelas dengan santrinya. Hal ini karena wali kelas berperan sebagai orangtua, syaikh, ustadz, pemimpin, manager, kakak dan teman bagi anak didiknya. Kontribusi penelitian ini adalah komunikasi interpersonal untuk pendisiplinan berbahasa resmi Gontor untuk meningkatkan kualitas santri dalam berbahasa serta mempermudah dalam memahami suatu pelajaran yang menggunakan bahasa resmi Gontor yaitu Arab dan Inggris. Kata Kunci: komunikasi interpersonal, bahasa resmi gontor, wali kelas An Academic Supervisor Interpersonal Communication Toward The Students in Diciplining Gontor Formal Language Abstract The students of Pondok Modern Darussalam Gontor are obligated to speak Gontor formal language because it is the rule for all students. In fact, the students rarely speak formally but too often they speak by Indonesian Language or other languages than the language obliged by Gontor. The large number of ofences carried out students’ language to the decline of the quality of Gontor formal language among students. Qualitative method is used in this research. Collecting data is done by observation and interview with the class 5R academic supervisor, a language advisory council staf, and the chief of class 5R in Pondok Modern Darussalam Gontor. Based on research result that the class 5R academic supervisor interpersonal communication with the students diciplining Gontor formal language is done by fve indicators of interpersonal communication. There are the openness, empathy, a supporting attitude, a positive attitude, abd equality. The intens interpersonal communication in diciplining Gontor formal language is happened because the close interpersonal connection between the academic supervisor and the students. It is happened because the academic supervisor as parents, as cleric (Syaykh), as ustadz, as leader, as manager, as brother, and as