Literature Review: Pengaruh Psychological Well-Being Pada Wirausahawan di Indonesia (Literature Review: The Effect of Psychological Well-Being on Entrepreneurs in Indonesia) Ameira Shana Sugiyarto 1 , Seta Wicaksana 2 1,2 Fakultas Psikologi, Universitas Pancasila, Jl. Lenteng Agung Raya No.56, RT.1/RW.3, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12460 Email: 6020210104@univpancasila.ac.id, wicaksanaseta@gmail.com Abstrak: Kewirausahaan semakin dilirik oleh masyarakat disebabkan semakin berkembangnya teknologi dan sebagai alternatif dari kurangnya lapangan pekerjaan. Sebuah survei pada tahun 2019 mengatakan jumlah wirausaha di Indonesia mencapai 3,3 persen atau setara 8,2 juta (Sutrisno, 2022). Menjadi seorang pelaku usaha memerlukan kesejahteraan khususnya pada psikologis mereka atau yang biasa disebut dengan psychological well-being. Tujuan penelitian berbasis studi literatur ini adalah peneliti mencoba mengkaji pengaruh psychological well-being pada wirausahawan dari beberapa penelitian sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seorang wirausahawan dapat mencapai setiap aspek psychological well-being oleh Ryff (2008) dan setiap individunya memiliki cara dan alasan masing-masing hingga sampai pada tahap memiliki well-being yang tinggi. Kata kunci: Kesejahteraan psikologis; Kewirausahaan; Wirausahawan Abstract: Entrepreneurship is increasingly attracting the attention of society due to the development of technology and as an alternative to the lack of employment opportunities. A survey in 2019 stated that the number of entrepreneurs in Indonesia reached 3.3 percent or equivalent to 8.2 million (Sutrisno, 2022). Being a business actor requires special well-being, especially in their psychological well-being. The aim of this literature-based research is to examine the influence of psychological well-being on entrepreneurs from several previous studies. The results of this research show that an entrepreneur can achieve every aspect of psychological well-being by Ryff (2008) and each individual has their own way and reason to reach a high level of well-being. Key words: Entrepreneurship; Entrepreneur; Psychological well-being