Vol. 2 No. 1 (June 2022) Jurnal Manajemen Agribisnis dan Agroindustri e-ISSN: 2807-3789 DOI: 10.25047/jmaa.v2i1.20 p-ISSN: 2807-4130 OPEN ACCESS © 2022. M.E.Y. Putra, O.J. Anggaeni, N. Retnowati, L.E. Widyatami, D.K. Wardani, P. Andini Creative Commons Attribution 4.0 International License 29 Peningkatan Kinerja Sektor Hulu Kelompok Tani Kopi Robusta Desa Sidomulyo Kabupaten Jember Improving the Performance of the Upstream Sector of the Robusta Coffee Farmer Group in Sidomulyo Village, Jember Regency Mohammad Edwinsyah Yanuan Putra 1* , Oktanita Jaya Anggaeni 1 , Naning Retnowati 1 , Linda Ekadewi Widyatami 1 , Dyah Kusuma Wardani 1 , Paramita Andini 1 1 Jurusan Manajemen Agribisnis, Politeknik Negeri Jember * edwin_yp@polije.ac.id SUBMITTED : FEB 23, 2022 ACCEPTED : JUN 12, 2022 PUBLISHED : FEB 30, 2022 ABSTRAK Menurunnya tingkat produksi kopi robusta dalam negeri dipengaruhi karena banyak faktor, salah satunya adalah menurunnya sumbangsih hasil produksi dari tingkat kelompok tani kopi yang juga menunjang tingkat produksi nasional. Penelitian bertujuan untuk mengetahui prioritas upaya dalam peningkatan kinerja sektor hulu budidaya kopi robusta pada tingkat petani kopi robusta. Metode penelitian yang digunakan adalah SWOT dan AHP dengan pengambilan data pada lokasi penelitian di Kelompok Tani Kopi Robusta Desa Sidomulyo dengan menggunakan metode wawancara kepada responden. Metode SWOT menghasilkan prioritas upaya perpaduan antara kekuatan dan peluang dengan bobot nilai 3,467, dan prioritas usaha yang dapat dilakukan adalah penyelenggaraan pelatihan dan penyuluhan. Pada metode AHP menghasilkan prioritas upaya yang didapatkan dalam penelitian ini pada level kriteria yaitu optimis dengan bobot 0,6073 dan pada level target yaitu penyelenggaraan pelatihan dan penyuluhan dengan bobot 0,5272. Kata kunci peningkatan, sektor hulu, kopi robusta, SWOT, AHP ABSTRACT The decline of national robusta coffee production was caused by many factors, one of them was the decline of production contribution from coffee farmers which also impact national productivity. The research purpose is to find the priority of effort to increase upstream sector performance of robusta coffee cultivation on level robusta coffee farmers. Research methods that were used are SWOT and AHP with data retrieval from Kelompok Tani Kopi Robusta Desa Sidomulyo use interview methods to respondents. SWOT methods generate a priority strategy the combination of strength and opportunity with a weight of 3.467, and the priority of effort is to organize training and counseling. The AHP methods generate priority strategy in this research at the level of criteria is optimistic with a weight of 0.6073, at the level of the target is organized training and counseling with a weight of 0.5272. Keywords enhancement, upstream, robusta coffee, SWOT, AHP