JURNAL TEKNIK INDUSTRI VOL. 10, NO. 1, JUNI 2008: 74-85 74 APLIKASI METODE NEURO-DYNAMIC PADA PROSES PENGENDALIAN PERSEDIAAN DI SEBUAH PERUSAHAAN RETAIL Ngarap Im Manik FMIPA, Jurusan Matematika, Universitas Bina Nusantara Jl. Kebon Jeruk Raya No. 27 Kemanggisan / Palmerah Jakarta Barat Email: manik@binus.edu ABSTRAK Masalah yang sering dihadapi perusahaan retail saat ini antara lain adalah sistem pengendalian persediaan yang kurang tepat, terutama ditinjau dari segi biaya dan kepuasan pelanggan. Hal ini disebabkan karena kuantitas pemesanan yang ditetapkan perusahaan terlalu besar maupun terlalu kecil, sehingga mengakibatkan barang yang disimpan tidak optimal. Untuk menyelesaikan masalah di atas diusulkan dengan menggunakan metode Neuro-Dynamic, yang dapat mengoptimalkan stok barang yang tersedia pada toko, agar biaya yang dikeluarkan minimal dengan menghasilkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Untuk memudahkan proses perhitungannya dilakukan dengan program komputer. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa perusahaan retail tersebut telah terbantu dalam menjalankan aktivitas perdagangannya, karena tersedianya informasi yang dibutuhkan secara cepat dan cukup akurat dan dapat mengoptimalkan jumlah stok barang yang ada, sehingga mengoptimalkan overdemand dan oversupply . Kata kunci : pengendalian persediaan, Neuro-Dynamic, optimasi. ABSTRACT Improper inventory system in terms of cost and customer satisfaction is always the most common problem in every part of industries, and of course, also for retailers. The inappropriateness in setting of orders makes the warehouse overloaded for some kind of goods and lack for the others. To overcome this problem, we proposed to apply the Neuro-Dynamic method for optimizing the composition of goods. This method can be easily implemented using computer program and the result indicates that the overdemand and oversupply problems in that company are solved. Keywords: inventory control, Neuro-Dynamic, optimize. 1. PENDAHULUAN Untuk mempermudah operasional perusahaan dalam mencapai keuntungan sebesar-besarnya dengan ongkos seminimal mungkin, maka saat ini banyak perusahaan telah dan akan memanfaatkan teknologi informasi sebagai alat bantu dalam proses bisnisnya. Hal ini juga terlihat pada perusahaan retail khususnya di Jakarta, perusahaan seperti Carrefour , Matahari Department Store, Hypermart , dan perusahaan sejenis lainnya harus bersaing keras untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya, agar pelanggan tidak pindah ke pesaing. Salah satu cara untuk memuaskan pelanggan adalah dengan selalu menyediakan stok barang cukup yang dicari oleh pelanggan di tempat retail mereka. Persediaan merupakan bagian dari aktiva lancar perusahaan yang penting, bernilai tinggi serta merupakan harta yang peka terhadap waktu, kerusakan, pencurian, pemborosan, penurunan harga pasar, serta pengeluaran biaya yang berlebihan sehingga biaya pengelolaan persediaan cukup besar. Hal ini dirasakan pada saat suku bunga tinggi, namun sering tidak disadari oleh manajemen. Selain itu juga harus dikeluarkan pula