Diterima 10 April 2017, Direvisi 17 Mei 2017, Diterima untuk publikasi 9 Oktober 2017 Peramalan Jumlah Pinjaman Menggunakan Metode Fuzzy Time Series Cheng Asep Jamaludin Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Singaperbangsa Karawang Jl. H.S. Ronggowaluyo, Telukjambe Timur, Karawang 41361 Email: asep.jamaludin@staff.unsika.ac.id Abstrak. Memberikan layanan terbaik dalam hal ketersediaan dana pinjaman kepada anggota adalah salah satu kewajiban pengurus atau pengelola koperasi, sehingga peramalan jumlah pinjaman dibutuhkan untuk membantu dalam menentukan kebijakan berapa jumlah dana yang harus disediakan. Fuzzy Time Series (FTS) merupakan salah satu soft computing yang telah digunakan dan dikembangkan oleh banyak peneliti. Salah satunya adalah Fuzzy Time Series yang dikembangkan oleh Cheng. Dengan mengunakan 36 data diperoleh nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 16,41%. Hal ini menunjukkan bahwa metode Fuzzy Time Series Cheng memiliki kinerja yang baik. Kata kunci: cheng, fuzzy time series, peramalan, pinjaman 1 Pendahuluan Peramalan (Forecasting) adalah suatu usaha untuk memprediksi keadaan di masa mendatang melalui pengujian keadaan di masa lalu. Meramal peminjaman berarti menentukan perkiraan jumlah pinjaman. Peramalan merupakan salah satu unsur yang sangat penting dari pengambilan keputusan [1]. Pada penelitian sebelumnya mengenai perbandingan metode FTS Cheng dan FTS “Stevenson dan Porter” [2], perbandingan metode FTS Cheng dan Chen [3], serta perbandingan FTS Cheng dan Metode Box-Jenkins [4], disimpulkan bahwa FTS Cheng menghasilkan tingkat kesalahan yang lebih kecil. Berdasarkan uraian di atas maka metode FST Cheng akan digunakan untuk melakukan peramalan jumlah pinjaman, untuk membantu pengurus/pengelola koperasi saat mengambil kebijakan dalam menyediakan sejumlah dana untuk memenuhi kebutuhan anggota. Hal ini tentunya dapat meningkatkan layanan koperasi terhadap anggotanya. 2 Metodologi Penelitian Fuzzy Time Series (FTS) adalah metode yang diperkenalkan oleh Song dan Chissom (1993), merupakan suatu konsep yang digunakan untuk meramalkan SYNTAX Jurnal Informatika Vol. 6 No. 2, 2017, 69-77 69