Jurnal Parafrasa: Bahasa, Sastra, dan Pengajaran e.ISSN: 2722-1911 Vol. 2 No.1 April 2020 Hal. 1-11 1 MENUMBUHKAN GERAKAN LITERASI MAHASISWA (GLM) DENGAN METODE BATIK (BACA, TULIS, KARYA) DI UNIVERSITAS PEKALONGAN Ariesma Setyarum, Erwan Kustriyono Universitas Pekalongan rizma2208@gmail.com ABSTRAK Salah satu peran yang dilakukan Universitas Pekalongan adalah menumbuhkan Gerakan Literasi Mahasiswa (GLM) di Universitas Pekalongan. Salah satu cara yang paling tepat melalui mata kuliah bahasa Indonesia. Metode yang digunakan untuk mewujudkan GLM di Universitas Pekalongan dengan menggunakan metode BATIK (Baca, Tulis, dan Karya) dalam pembelajaran mata kuliah bahasa Indonesia.Tujuan melalui mata kuliah bahasa Indonesia, diharapkan penumbuhan dan penanaman kesadaran Gerakan Literasi Mahasiswa (GLM) di Universitas Pekalongan dapat dimulai dengan menggunakan Metode BATIK. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan observasi dan menerapkan metode BATIK dalam mata kuliah bahasa Indonesia di Universitas Pekalongan. Kata Kunci : gerakan literasi, metode BATIK PENDAHULUAN Wacana tentang Gerakan Literasi di Indonesia telah digulirkan sejak 2015 oleh pemerintah, diawali oleh Gerakan Literasi Sekolah (GLS) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayan Nomor 23 Tahun 2015. Dunia pendidikan tidak hanya berkutat di tataran sekolah, banyak masyarakat lupa bahwa kampus atau universitas merupakan bagian dari dunia pendidikan. Masalah yang dihadapi di dunia kampus atau universitas tidak jauh berbeda dengan sekolah. Mahasiswa yang notabennya adalah generasi perubahan saat ini mengalami krisis akan budaya literasi. Sejalan dengan pandangan tersebut Tiara (2017:14) dalam sebuah artikel yang ada di Suara Merdeka mengungkapkan bahwa “dunia sedang dilanda masalah serius tentang literasi. Literasi dalam arti sempit adalah kemampuan membaca dan menulis”. Permasalahan tersebut sangat akut dan nyata yang harus dicari solusi konkretnya. Dalam dunia kampus atau universitas mahasiswa menjadi objek dan subjek dalam menumbuhkan budaya literasi. Harus ada cara dan teknik serta gerakan yang tepat untuk meningktakan budaya literasi di kalangan mahasiswa. Dasar dari kegiatan litersi adalah bagimana minat membaca ditumbuhkan. Salah satu kegiatan yang penting dalam kegiatan pembelajaran di universitas adalah menumbuhkan minat baca mahasiswa. Jika minat baca mahasiswa tinggi maka minat untuk menghasikan brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Online Universitas Pekalongan