I. PENDAHULUAN Bidang seni juga merupakan salah satu bidang yang berkembang pesat seiring dengan berjalannya waktu. Sebagian besar masyarakat menikmati seni tidak hanya sebagai hobi atau kesenangan saja, namun tertarik untuk mempelajarinya, sehingga banyak yang mendalami bidang seni sebagai pendidikan lanjutan dari pendidikan formal. Seni rupa khususnya seni rupa murni merupakan salah satu bagian bidang seni hiburan yang cukup banyak diminati oleh masyarakat karena tidak terbatas oleh kalangan usia dalam hal menikmati dan mempelajari seni tersebut. Ganara Art School merupakan salah satu sekolah non formal berbasis seni yang terletak di Jakarta dan sudah berdiri sejak tahun 2013 silam. Secara garis besar Ganara Art School memiliki dua branding yaitu Ganara Art Studio untuk anak-anak berumur 1-12 tahun dan Ganara Art Space untuk kalangan berusia di atas 12 tahun serta sarana dan prasarana bagi masyarakat seperti ruang pameran dan ruang workshop. Oleh karena itu, perancangan interior menjadi salah satu perhatian penting karena dapat membangun dan mendukung proses imajinasi, kreativitas dan minat berkarya dalam diri seseorang. Maka racangan harus dilengkapi dengan Penerapan Tema ‘Explore and Find Serenity’ pada Perancangan Interior Ganara Art School Jl. Scientia Boulevard, Tangerang, Banten Desy Lestary¹, Eddy Supriyatna Marizar², Maitri Widya Mutiara³ Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Tarumanagara¹²³ desy.615140093@stu.untar.ac.id, eddym@fsrd.untar.ac.id, maitrim@fsrd.untar.ac.id Abstract— Seiring dengan perkembangan zaman, seni bukan hanya dinikmati sebagai sarana hiburan, hobi dan kesenangan saja, namun juga menjadi bagian dari Pendidikan formal dalam bentuk pendidikan lanjutan. Ganara Art School merupakan salah satu sekolah non formal berbasis seni yang terletak di Jakarta. Perancangan interior dengan konsep tema “Explore and find Serenity” merupakan konsep yang menampilkan sisi kemurnian dari seni rupa kontemporer dengan menggunakan permainan bentuk berupa prototipe dari bentuk-bentuk yang terinspirasi dari alam seperti pohon, lembah dan goa yang. Bentuk-bentuk tersebut kemudian diimplementasikan ke dalam elemen interior dengan gaya yang modern. Penerapan konsep tematik yang didukung dengan permainan material dan warna natural yang minim bertujuan untuk tidak menginterupsi karya seni yang ada didalam ruangan tersebut sehingga menciptakan desain ruang yang imajinatif, nyaman dan dapat mendukung proses kreativitas, imajinasi dan minat berkarya dalam diri seseorang. Perancangan dilakukan melalui proses desain yang diawali dengan peninjauan studi pustaka mengenai sekolah seni dalam hal tata ruang, ergonomi. Proses selanjutnya adalah menganalisis aktifitas yang diwadahi dan fasilitas yang dibutuhkan serta mengimplementasikannya menjadi sebuah rancangan desain interior yang sesuai dengan citra lembaga serta memenuhi kebutuhan pengguna ruang. Kata kunci: Desain Interior, Imajinasi, Seni, Sekolah Seni Ganara