HUMANIS Journal of Arts and Humanities p-ISSN: 2528-5076, e-ISSN: 2302-920X Terakreditasi Sinta-3, SK No: 105/E/KPT/2022 Vol 27.1. Februari 2023: 31-39 31 Kodok: Komparasi Teks Naratif Bali dengan Cerita Rakyat Jepang Frogs: Comparison of Balinese Narrative Texts with Japanese Folktales I Wayan Kasu Wardana, Putu Amanda Gayatri, Putu Sri Pratekawati Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia 3 Korespondensi email: kasuwardana860@gmail.com, gayatriiamandaaaa29@gmail.com, sriprateka954@gmail.com Info Artikel Abstract Masuk:17 Desember 2022 Revisi: 6 Pebruari 2023 Diterima:11 Pebruari 2023 Terbit:28 Pebruari 2023 Keywords: Balinese Literature; Geguritan Enggung; Japanese Story; Kaeru Nyōbō. This research is entitled “Frogs: The Comparison of Balinese Narrative Text with Japanese Folklore. The purpose of this research is to compare Geguritan Enggung with a Japanese folklore entitled "Kaeru Nyōbō". Kaeru Nyobo tells a story of Frog who plays a female character with a romance theme. This research applied a qualitative descriptive method using literary ecological theory and comparative literary theory. The findings in this study are the similarities and differences between the Balinese narrative text entitled Geguritan Enggung and the Japanese folklore entitled Kaeru Nyōbō. In addition, this research also found the meaning of the story of each of these stories. Abstrak Kata kunci: Sastra Bali; Geguritan Enggung; Cerita Rakyat Jepang; Kaeru Nyōbō Corresponding Author: I Wayan Kasu Wardana, email: kasuwardana860@gmail.com DOI: https://doi.org/10.24843/JH.20 23.v27.i01.p04 Penelitian ini berjudul “Kodok: Komparasi Teks Naratif Bali dengan Cerita Rakyat Jepang. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan antara Geguritan Enggung dengan cerita rakyat Jepang yang berjudul “Kaeru Nyōbō”. Kaeru Nyobo menceritakan tokoh Katak yang berperan sebagai karakter perempuan dengan tema percintaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori ekologi sastra dan teori sastra bandingan. Temuan yang terdapat pada penelitian ini adalah adanya kesamaan dan perbedaan diantara teks naratif Bali yang berjudul Geguritan Enggung dengan cerita rakyat Jepang Kaeru Nyōbō. Selain itu, penelitian ini juga menemukan makna cerita dari masing-masing cerita tersebut. . PENDAHULUAN Tindakan atau kegiatan manusia selalu dipengaruhi oleh kebudayaan. Kebudayaan yang dimiliki oleh manusia beragam sesuai dengan lingkungan tempat tinggal manusia. Keberagaman budaya biasanya diterapkan sebagai adaptasi atas kondisi di suatu wilayah. Hal itu membuat kebudayaan yang dimiliki oleh manusia berbeda antarkelompok wilayah. Namun, kebudayaan mudah tersebar ke berbagai wilayah. Penyebaran kebudayaan berjalan seiring dengan migrasi kelompok- kelompok manusia di muka bumi yang