JURNAL REKAYASA MESIN Vol. 15 No. 2 November 2015 79 ANALISIS PENGARUH VARIASI FRAKSI VOLUME TERHADAP SIFAT MEKANIK KOMPOSIT HIBRID POLIESTER DENGAN FILLER ALAMI SERAT SEKAM PADI DAN SERAT SABUT KELAPA Qomarul Hadi dan Joko Pratomo Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya, Indralaya 30662 e-mail: qoma2007@yahoo.co.id Abstrak Serat sabut kelapa (SSK) terdiri dari serat dan gabus. Gabus merupakan bagian yang menghubungkan untaian-untaian serat yang satu dengan yang lain. Pada pengolahan serat sabut kelapa, gabus tersebut dibuang sehingga dihasilkan serat yang bersih, licin dan mengkilat. Serat sekam padi (SSP) merupakan bahan alami yang banyak mengandung lignoselulosa. Bahan selulosa terdiri dari serat- serat selulosa yang diselaputi oleh matrik yang disebut lignin , bahan lignoselulosa yang menyebabkan timbulnya sifat kuat dan kaku. Dari sifat mekanik yang dimiliki serat sabut kelapa dan sifat kaku serta kuat yang dimiliki sekam padi maka dapat digunakan sebagai filler (pengisi) bahan komposit. Penelitian ini dilakukan dengan metode hand lay-up. Perbandingan fraksi volume serat sekam padi dan serat sabut kelapa terhadap resin polyester dengan variasi 40% resin , 40% serat sekam padi, 20% serat sabut kelapa (4,4,2); 40% resin, 30% serat sekam padi , 30% serat sabut kelapa (4,3,3) ; 40% resin , 20% serat sekam padi, 40% serat sabut kelapa (4,2,4). Kondisi optimum yang didapat pada penelitian ini adalah terjadi pada perbandingan variasi fraksi volume 40% resin , 20% serat sekam padi, 40% serat sabut kelapa (4,2,4), yaitu : tegangan tarik sebesar 13,576 N/mm2, regangan tarik sebesar 2,577%, nilai energi impact sebesar 27,900 Joule, dan densitas sebesar 1,356 gr/cm3. Kata kunci : Komposit, sabut kelapa, sekam padi, resin polyester, hand lay-up, uji tarik, uji impact, uji densitas. 1. PENDAHULUAN Perkembangan dibidang ilmu teknologi belakangan ini mendorong material komposit banyak digunakan pada berbagai macam aplikasi produk. Material komposit dikembangkan untuk menggantikan material logam yang banyak digunakan sebelum berkembangnya material komposit. Penggunaan bahan komposit dengan filler (pengisi) serat alam mulai dikenal dalam bidang industri. Bahan yang ramah lingkungan, mampu didaur ulang, serta mampu dihancurkan sendiri oleh alam merupakan tuntutan teknologi sekarang ini. Salah satu bahan yang diharapkan mampu memenuhi hal tersebut adalah bahan komposit dengan filler serat alam. Tujuan dibuatnya komposit yaitu memperbaiki sifat mekanik atau sifat spesifik tertentu, mempermudah desain yang sulit pada manufaktur, keleluasaan dalam bentuk atau desain yang dapat menghemat biaya produksi, dan menjadikan bahan lebih ringan. Penelitian mengenai material komposit maupun komponen yang terbuat dari material komposit telah banyak dilakukan [1-7] menggunakan serat alami sebagai penguat menjadi alternatif serat teknis seperti serat kaca. Beberapa komposit serat alam mencapai sifat mekanik yang setara dengan komposit fibreglass, dan sudah diterapkan misalnya, dalam industri mobil dan mebel. Serat alam yang penting adalah rami, flax dan sabut. Serat alam merupakan bahan baku terbarukan dan dapat didaur ulang. Selanjutnya [8] menyajikan fleksibilitas dari serat sabut kelapa untuk pengaplikasian dalam berbagai cabang rekayasa, khususnya dalam rekayasa sipil sebagai bahan konstruksi, sementara itu [9] melakukan penelitian tentang sifat mekanis komposit serat sabut kelapa dengan resin Polyester. Setelah dilakukan pengujian dan foto SEM didapatkan fraksi volume serat yang optimal dari komposit serat sabut kelapa yang dapat menahan perambatan retak. Sementara [10] dengan menggunakan metode Taguchi, mengidentifikasi parameter signifikan yang mempengaruhi erosi material komposit serat sabut kelapa. Dari beberapa penelitian yang dilakukan belum ada yang meneliti tentang pengaruh variasi fraksi volume terhadap sifat mekanik komposit hibrid poliester dengan filler alami serat sekam padi dan serat sabut kelapa. Hal ini mendorong penulis untuk melakukan penelitian lebih lanjut. 2. METODELOGI PENELITIAN brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Universitas Sriwijaya (UNSRI): E-Journal