277 Pelayanan Satu Pintu Penanggulangan Kemiskinan di Sragen, Muhtar dan Indah Huruswati PELAYANAN SATU PINTU PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI SRAGEN ONE STOP SERVICES OF HANDLING POVERTY IN THE SRAGEN Muhtar Peneliti Puslitbangkesos, Kemeneterian Sosial Jl. Dewi Sartika No. 200 Cawang Jakarta Timur. Telp. 021 8017146, Fax. 021 8017126. E-mail: much.ngano17@gmail.com Indah Huruswati Peneliti Puslitbangkesos, Kemeneterian Sosial Jl. Dewi Sartika No. 200 Cawang Jakarta Timur. Telp. 021 8017146, Fax. 021 8017126. E-mail: in_ihwati@yahoo.co.id Diterima: 3 Juli 2015; Direvisi: 28 Oktober 2015; Disetujui: 14 Desember 2015 Abstrak Otonomi daerah memberikan peluang secara luas kepada daerah untuk melakukan terobosan dalam kerangka peningkatan kesejahterakan rakyat. Dalam konteks itu, kajian ini bertujuan memahami apakah Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan sebagai lembaga layanan publik yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Sragen di era otonomi daerah dapat melakukan koordinasi dan sinkronisasi antar satuan kerja, dan berkontribusi secara positif dalam penanggulangan kemiskinan. Kajian kualitatif di Kabupaten Sragen dengan teknik pengumpulan data: wawancara dengan Kepala Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan, diskusi dengan pihak terkait penyelenggaraan penanggulangan kemiskinan terpadu, dan studi dokumentasi dengan memanfaatkan dokumen yang relevan, membuktikan bahwa Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan mampu melakukan koordinasi dan sinkronisasi antar satuan kerja, serta berkontribusi secara nyata dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sragen. Hal itu terlihat dari layanan yang dilakukan melalui Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan selama ini khususnya bagi warga miskin di bidang: kesehatan, pendidikan, dan sosial ekonomi. Dalam bidang kesehatan diberlakukan Kartu “Saraswati”, “Kartu Sintawati” di bidang pendidikan, dan bantuan rehab rumah sehat layak huni, serta berbagai bantuan lainnya di bidang sosial ekonomi. Terobosan Pemerintah Kabupaten Sragen melalui Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan tersebut dapat menjadi salah satu inspirasi bagi daerah-daerah lain dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat sesuai karakteristik daerah masing-masing. Kata Kunci: otonomi, pelayanan satu pintu, kemiskinan. Abstract The regional autonomy provides broad opportunity to the regions to innovate in improving of people’s welfare. In that context, this study has intended to determine whether the Integrated Service on Poverty Alleviation in Sragen Regency in outonomy era, can perform the coordination and synchronization inter- working unit, as well as signifcantly contributing to poverty alleviation. The study is qualitative and data has been collected via: an interview with the Head of Integrated Services Unit, discussions with parties the implementation of integrated poverty alleviation, and documentary study of relevant documents, proving that the Integrated Service Unit Poverty able to coordinate and synchronize inter-working unit, as well as real contribute to poverty reduction in Sragen regency. This is evident from the innovation made in Sragen government services, especially in: health, education, and socio-economic areas for the poor with integrated database by Integrated Services Unit Poverty. In the health aspect, applied health card “Saraswati”, “Cards Sintawati” in the aspect of education, and helping rehabilitation a healthy home