PENILAIAN RISIKO ERGONOMI POSTUR KERJA DENGAN METODE QUICK EXPOSURE CHECKLIST (QEC) PADA PE- RAJIN MEBEL UD. PONDOK MEKAR KELURAHAN ANTANG KECAMATAN MANGGALA KOTA MAKASSAR Fatmawaty Mallapiang 1 , St. Raodhah 2 , Muchlis Mubaraq Hamda 3 1, 3 Bagian Kesehatan dan Keselamatan Kerja FKIK UIN Alauddin Makassar 2 Bagian Administrasi Kebijakan Kesehatan FKIK UIN Alauddin Makassar 121-129 Tujuan penelitian ini menilai risiko ergonomi postur kerja perajin mebel UD. Pondok Mekar Kelurahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar dengan dua kriteria penilaian yaitu penilaian observer’s dan worker sehingga diperoleh total skor exposure dari tiap alur proses produksi. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan observasional. Hasil penelitian menunjukkan skor eksposur tertinggi bagian pemotongan pada bahu/lengan yaitu 24, skor penilaian observer’sdan worker sebanyak 42%, total skor eksposur 69, risiko ergono- mi pada kategori aman sehingga level tindakan diperlukan beberapa waktu kedepan. Bagian penghalusan pada bahu/lengan dan pergelangan tangan/tangan dengan skor masing-masing 40, skor penilaian observer’sdan worker sebanyak 76%, total skor eksposur sebanyak 134, risiko ergonomi pada kategori berat sehingga level tindakan sekarang juga. Bagian perakitan pada belakang punggung dengan skor 44, skor penilaian observer’sdan worker sebanyak 75%, total skor eksposur sebanyak 132, risiko ergonomi pada kategori berat sehingga level tindakan sekarang juga. Bagian pendempulan pada pergelangan tangan/tangan dengan skor 28, skor penilaian observer’sdan worker sebanyak 56%, total skor eksposur sebanyak 92, risiko er- gonomi pada kategori sedang sehingga level tindakan dalam waktu dekat. Bagian pengecatan pada bahu/lengan dengan skor 32, skor penilaian observer’sdan worker sebanyak 49%, total skor eksposur sebanyak 80, risiko ergonomi pada kategori ringan sehingga level tindakan be- berapa waktu kedepan. Diharapkan saran perbaikan sikap kerja di tiap alur proses produksi yang telah diketahui level risikonya sehingga tindakan perbaikan dapat ditentukan, dijadikan masukan mengenai risiko ergonomi pembuatan mebel khususnya pada penghalusan dan pe- rakitan yang berada pada level tindakan tertinggi. Kata Kunci : Postur Kerja, Metode QEC, Pekerja Mebel ABSTRAK Al-Sihah : Public Health Science Journal Alamat Korespondensi: ISSN-P : 2086-2040 Gedung FKIK Lt.1 UIN Alauddin Makassar ISSN-E : 2548-5334 Email: fatmawatymallapiang@yahoo.co.id Volume 8, Nomor 2, Juli-Desember 2016 PENDAHULUAN Keselamatan dan Kesehatan Kerja dewasa ini implementasinya telah menye- bar secara luas di hampir setiap sektor in- dustri. Namun, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di sektor informal sering- kali tidak diperhatikan oleh pemilik usaha. Jumlah total tenaga kerja Indonesia menurut BPS sebesar 116 juta orang pada tahun 2010, lebih dari 73 juta orang terserap ke sektor informal (Indriastuti, 2012) Ergonomi secara umum membahas hubungan antara manusia pekerja dengan brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar