Volume 6 Nomor 4 Desember 2022 p-ISSN : 2614-5251 e-ISSN : 2614-526X SELAPARANG. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan 1984 PENINGKATAN PENDAPATAN PASCA PRODUKSI MODIFIED CASSAVA FLOUR KELOMPOK TANI HUTAN SEKAR CEMPOKO MULYO MADIUN Fitriyah Zulfa 1) , Alfi Nur Rochmah 1) , Ahmad Kudhori 2) , Laila Fidhiatul Latifah 1) , Juwita Arum Ardana 1) , Aulia Puspita Diah Astama 1) , Henidar Sofia Mi`raj 1) , Hizkia Adji Manahisa 1) 1) Program Studi D3 Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia 2) Program Studi Akuntansi Perpajakan Politeknik Negeri Madiun, Madiun, Jawa Timur, Indonesia Corresponding Author: Fitriyah Zulfa E-mail : fitrriyahzulfa@staff.uns.ac.id Diterima 04 September 2022, Direvisi 14 November 2022, Disetujui 14 November 2022 ABSTRAK Penerapan ipteks masyarakat di desa Bolo, Madiun dilatar belakangi permasalahan pertanian tingginya produksi dan rendahnya harga ubi kayu. Masyarakat kurang memahami cara meningkatkan nilai jual ubi kayu, keterbatasan alat, dan wilayah yang tinggi curah hujan menyebabkan kendala penanganan pasca panen ubi kayu. Tim pengabdian UNS telah bersepakat dengan mitra yaitu Kelompok Tani Hutan Sekar Cempko Mulyo Bolo - Madiun untuk menyelenggarakan program. Metode pengabdian masyarakat yaitu secara kualitatif dengan metode deskriptif melalui pendekatan induktif yaitu metode yang menggambarkan pemasalahan berdasarkan fakta yang bersifat khusus dan selanjutnya memecahkan permasalahan tersebut. Tujuan penerapan ipteks masyarakat adalah melaksanakan sosialisasi dan pelatihan produksi mocaf (modified cassava flour) dari ubi kayu, introduksi alat perajang, penepung pengering (drying house), alat pengemas, pelatihan pembukuan keuangan, marketing, pengemasan, dan analisa penigkatan pendapatan dengan R/C ratio (Revenue Cost Ratio). Kegiatan dilakukan dengan memberkan hibah alat produksi, pengering, dan pengemas. Pelatihan produksi, pembukuan keuangan, marketing dan pengemasan. Perhitungan harga menetapkan pada Rp 15.000. Analisa R/C ratio menunjukkan angka 1,45 yang artinya usaha mocaf ini menguntungkan (ratio diatas 1). Disarankan ada monitoring dan evaluasi proses produksi sehingga usaha dapat berjalan terus untuk meningkatkan pendapatan petani ubi kayu desa Bolo, Madiun. Kata kunci: mocaf; produksi; pendapatan ABSTRACT The application of community science and technology in Bolo village, Madiun is motivated by agricultural problems, high production and low cassava prices. The community does not understand how to increase the selling value of cassava, limited tools, and areas with high rainfall cause problems in post-harvest handling of cassava. The UNS team has agreed with partners, namely the Sekar Cempko Mulyo Bolo - Madiun Forest Farmers Group to organize the program. The community service method is a qualitative descriptive method through an inductive approach, namely a method that describes problems based on specific facts and then solves these problems. The purpose of applying science and technology to the community is to carry out socialization and training in the production of mocaf (modified cassava flour) from cassava, introduction of chopper tools, drying houses, packaging tools, training in financial accounting, marketing, packaging, and analysis of increasing income with R/C ratio (Revenue Cost Ratio). Activities are carried out by providing production equipment grants, dryers, and packaging. Production training, financial bookkeeping, marketing and packaging. The price calculation is set at IDR 15,000. The R/C ratio analysis shows the number 1.45, which means that the mocaf business is profitable (ratio above 1). It is recommended that there be monitoring and evaluation of the production process so that the business can continue to increase the income of cassava farmers in Bolo village, Madiun. Keywords: mocaf ; production ; revenue PENDAHULUAN Produksi ubi kayu Indonesia sebanyak 19-12 juta ton pertahun sebagai negara keempat terbesar di dunia penghasil ubi kayu. Jawa Timur termasuk empat propinsi sentra produksi utama ubi kayu secara nasional. Data Badan Pusat statistik Jatim menyebutkan tahun 2017 total produksi ubi kayu 2.908.417 ton