Jurnal Kedokteran Hewan Vol. 10 No. 1, Maret 2016 P-ISSN : 1978-225X; E-ISSN : 2502-5600 58 EFEK PENAMBAHAN UMBI BUNGA DAHLIA SEBAGAI SUMBER INULIN TERHADAP KECERNAAN PROTEIN DAN PRODUKTIVITAS AYAM LOKAL PERSILANGAN Effect of Dahlia Tuber supplementation as Inulin Source on Protein Digestibility and Productivity of Crossbred Local Chicken Anhar Faisal Fanani 1 , Nyoman Suthama 2 , dan Bambang Sukamto 2 1 Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Nahdlatul Ulama, Sukadana 2 Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Semarang E-mail: anharfaisalf@yahoo.com ABSTRAK Penelitian bertujuan mengevaluasi pemberian tepung dan ekstrak umbi bunga dahlia sebagai sumber prebiotik inulin terhadap kecernaan protein dan produktivitas ayam lokal persilangan. Sebanyak 280 ekor ayam lokal persilangan (unsex) umur 22 hari bobot 180,46±1,21 g dibagi dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan, masing-masing 10 ekor, dan diberi perlakuan selama 8 minggu. Perlakuan yang diuji sebagai berikut: T0 (ransum basal), T1 (T0 + tepung umbi dahlia 0,4%), T2 (T0 + tepung umbi dahlia 0,8%), T3 (T0 + tepung umbi dahlia 1,2%), T4 (T0 + ekstrak umbi dahlia 0,39%), T5 (T0 + ekstrak umbi dahlia 0,78%), T6 (T0 + ekstrak umbi dahlia 1,17%). Variabel yang diamati yaitu kecernaan protein, short chain fatty acid (SCFA), massa kalsium daging (MKD), massa protein daging (MPD) dan bobot badan. Data dianalisis dengan analisis varian dan dilanjutkan dengan uji Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian umbi bunga dahlia baik tepung maupun ekstrak nyata (P<0,05) meningkatkan kecernaan protein, kadar SCFA dan bobot badan. Perlakuan T2 sampai T6 nyata (P<0,05) meningkatkan MKD, tetapi tidak terhadap MPD. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian tepung 1,2% dan ekstrak 1,17% sebagai sumber inulin meningkatkan kecernaan protein dan produktivitas ayam lokal persilangan. ____________________________________________________________________________________________________________________ Kata kunci: inulin, umbi dahlia, ayam lokal persilangan ABSTRACT The research was aimed to evaluate feeding effect of powder and extract of dahlia tuber as a sources of inulin prebiotic on protein digestibility and productivity of crossbred local chicken. A total of 280 unsex local crossbred chicken with the age of 22 days and average weight of 180.46±1.21 g was assigned in a completely randomized design with 7 treatments and 4 replications (10 birds each). Dietary treatments consist of T0 (basal ration), T1 (T0 + 0.4% dahlia powder), T2 (T0 + 0.8% dahlia powder), T3 (T0 + 1.2% dahlia powder), T4 (T0 + 0.39% dahlia extract), T5 (T0 + 0.78% dahlia extract), T6 (T0 + 1.17% extract dahlia). Treatment was conducted for 8 consecutive weeks. Variables observed were protein digestibility, short chain fatty acid (SCFA), muscle protein mass, muscle calsium mass, and body weight. The data were analyzed using ANOVA and followed by Duncan test at the level of 5%. The results showed that feeding inulin in the form of powder or extract of dahlia tuber significantly (P<0.05) increased protein digestibility, SCFA level, and body weight. Treatments T2 until T6 significantly (P<0.05) increased muscle calsium mass but did not increase muscle protein mass. In conclusion, the used of 1.2% dahlia powder and 1.17% extract dahlia tuber as an inulin source increase protein digestibility and productivity of crossbred local chicken. ____________________________________________________________________________________________________________________ Key words: inulin, dahlia tuber, crossbred local chicken PENDAHULUAN Antibiotik merupakan bahan pakan tambahan yang sejak lama dipakai sebagai pemacu pertumbuhan untuk meningkatkan produktivitas ternak. Namun, dampak negatif penggunaan antibiotik dapat menyebabkan resistensi terhadap mikrob terutama bakteri patogen, seperti Escherichia coli, Streptococus, dan Salmonella (Bogusławska-Tryk et al., 2012). Antibiotik juga dapat menyebabkan residu pada produk unggas yang tidak ramah kesehatan bagi konsumen. Oleh karena itu, perlu alternatif pengganti antibiotik yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan residu. Beberapa bahan pakan tambahan yang dilaporkan dapat memberikan dampak menguntungkan bagi ternak adalah prebiotik, asam organik, dan probiotik (Griggs dan Jacob, 2005). Prebiotik merupakan bahan pakan tambahan yang memberikan keuntungan dan tidak dapat tercerna hewan inang, serta secara selektif menstimulasi pertumbuhan dan aktivitas bakteri nonpatogen dalam saluran pencernaan (Roberfroid, 2007). Menurut Gibson et al. (2004) keberadaan mikrob menguntungkan dalam saluran pencernaan sangat penting dipertahankan karena mempunyai efek kesehatan yang luas pada inangnya, diantaranya memperbaiki sistem imun, mempertinggi pencernaan dan penyerapan, mensintesis vitamin dan dapat menekan pertumbuhan bakteri patogen. Beberapa jenis prebiotik yang dapat digunakan pada ternak unggas adalah inulin, fructo oligosacharide (FOS), dan galacto olisacharide (GOS) (Azhar, 2009). Inulin merupakan monomer fruktosa yang dihubungkan oleh ß (2-1) fruktosil yang menyebabkan inulin tidak terdegradasi oleh enzim pencernaan ternak inang (Meyer dan Stasse-Wolthuis, 2009). Wong et al. (2006) menyatakan bahwa produk hasil fermentasi prebiotik oleh bakteri di dalam saluran pencernaan unggas berupa sort chain fatty acid (SCFA) yang terdiri atas asetat, propionat, dan butirat. Prebiotik inulin terdapat pada beberapa tanaman, antara lain adalah ekstrak umbi bunga dahlia yang mengandung inulin sebesar 78,21% (Zubaidah dan Akhadiana, 2013). Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dengan memanfaatkan aditif berasal dari tanaman tanpa