JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 6, No. 2 (2017), 2337-3520 (2301-928X Print) F115 Abstrak—Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia (Dikti, 2015). Hal ini berbanding lurus dengan jumlah peminat pelajar yang ingin menuntut ilmu di ITS. Mahasiswa ITS berasal dari berbagai daerah diseluruh Indonesia, dan juga luar negeri. Mahasiswa yang berdomisili diluar daerah Surabaya membutuhkan tempat tinggal sementara. Permasalahan utama pada kamar asrama mahasiswa ITS ialah pengorganisasian barang dan masalah privasi antar penghuni kamar. Tujuan dari perancangan desain furnitur kamar asrama mahasiswa ITS ini ialah menghasilkan desain furnitur kamar asrama yang mampu memenuhi permasalahan pengguna. Langkah ataupun metode yang dilakukan antara lain interview, shadowing, dan affinity diagram. Hasil dari metode penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui masalah yang ada dikamar asrama agar mendapatkan ide – ide tentang fitur furnitur kamar asrama yang sesuai dengan kebutuhan. Dari metode yang dilakukan menghasilkan konsep desain furnitur organized, dan personal space. Hasil dari penelitian ini adalah tempat tidur yang terintegrasi dengan meja belajar dan lemari kebutuhan penghuni asrama. Kata Kunci— asrama, furnitur, organized, personal space. I. PENDAHULUAN NSTITUT Teknologi Sepuluh Nopember(ITS) Surabaya merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia (Dikti, 2016). Hal tersebut berbanding lurus dengan jumlah peminat yang menuntut ilmu di ITS. Mahasiswa yang berdomisili diluar daerah Surabaya membutuhkan tempat tinggal sementara. Asrama Mahasiswa ITS merupakan salah satu tempat tinggal sementara yang paling diminati oleh mahasiswa baru ITS. Selain karena harga yang lebih terjangkau, akses menuju kampus ITS yang mudah menjadi alasan diminatinya asrama mahasiswa ini. Tercatat dari jumlah mahasiswa baru yang mencapai 1.607, lebih dari 50 persen memilih untuk tinggal di asrama mahassiwa ITS(Unit Asrama ITS, 2015). Asrama mahasiswa ITS didirikan untuk wadah interaksi sosial yang baik agar tercipta rasa kebersamaan, kedisiplinan diri, maupun keamanan dari setiap penghuni asrama. Dalam lokasi asrama mahasiswa ITS terbagi menjadi 2 tipe gedung asrama, antara lain: A. Gedung tipe single blok Dalam asrama mahasiswa ITS terdapat 4 gedung tipe single blok. Terdiri dari 3 jenis ruang kamar dengan jumlah total 136 kamar, yaitu kamar 1 orang, kamar 2 orang, dan kamar 4 orang. Gambar 1. Gedung tipe single blok. B. Gedung tipe twin blok Dalam asrama mahasiswa ITS terdapat 4 gedung tipe twin blok. Terdiri dari satu jenis ruang kamar dengan jumlah total 384 kamar. Setiap kamar ditempati oleh 2 orang. Dari riset yang telah dilakukan sebelumnya, didapatkan aspek perilaku penghuni asrama di asrama mahasiswa ITS. Parameter diambil dari buku Designing Place for People untuk mengetahui seberapa besar masalah yang terjadi. Berikut tabel aspek perilaku beserta penilaiannya: Tabel 1. Perbandingan kamar gedung single blok dan twin blok Tipe Gedung Privacy Safety Disiplin Kebersa maan Kebers ihan Twin blok (2 orang) Sedang Sedang Sedang Rendah Sedang Single blok (4 orang) Rendah Rendah Rendah Tinggi Rendah Desain Furnitur untuk Kamar Asrama Mahasiswa Studi Kasus: Gedung Single Blok Asrama Mahasiswa ITS Mohamad Rizal Amiruddin dan Taufik Hidayat Departemen Desain Produk Industri, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) e-mail: zota@prodes.its.ac.id I