UPEJ 6 (2) (2017) Unnes Physics Education Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/upej ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN IPA DI SMP Naelatul Izah , Wiyanto *, L. Handayani * Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang Gedung D7 Lt. 2, Kampus Sekaran Gunungpati, Semarang 50229 Info Artikel Abstrak Sejarah Artikel: Diterima Juni 2017 Disetujui Juni 2017 Dipublikasikan Agustus 2017 Pembelajaran IPA/sains merupakan pembelajaran yang menuntut guru untuk melaksanakan berbagai model pembelajaran yang kreatif, inovatif, menarik, menyenangkan, efektif, dan tidak monoton, sehingga kompetensi dan tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan model pembelajaran IPA di SMP berbasis KTSP dan Kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan alat bantu video dan metode angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan siswa yaitu memperhatikan guru, dengan nilai persentase di SMP berkode A, SMP berkode B, dan SMP berkode C sebesar 59,16% 46,06%, 85,80%. Pada SMP berbasis Kurikulum 2013, di SMP berkode X, SMP berkode Y, dan SMP berkode Z, kegiatan siswa yaitu mempresentasikan hasil percobaan, melakukan percobaan, dan latihan soal yaitu sebesar 24,50%, 32,78%, dan 55,23%. Hasil analisis respon angket pada pemilihan strategi guru di SMP berbasis KTSP yaitu sebesar 76%, 76%, dan 72%. Pada SMP berbasis Kurikulum 2013 yaitu sebesar 88,02%, 84,38%, dan 86%. Keywords: Analysis, Learning Model, Learning Science Abstract Learning science is learning that requires teachers to implement various learning models in which are creative, innovative, interesting, fun, effective, and varied so that competence and expectations are able to be accomplished. This research aimed to discover implementation of science learning models in KTSP based and 2013 Curriculum based Junior High Schools. This research used observation method by using video as the tool and questionnaire. The results of this research discovered that students activities in paying attention to teachers in percentage at Junior High School coded A, Junior High School coded B, and Junior High School coded C were at 59,16% 46,06%, 85,80%. In 2013 Curriculum based Junior High School, at Junior High School coded X, Junior High School coded Y, Junior High School coded Z, students activities were representing experiments results, doing experiments, and doing exercises in which are at 24,50%, 32,78%, and 55,23%. Moreover, the results of questionnaire analysis in Junior High Schools based KTSP were at 76%, 76%, and 72%. Furthermore, in Junior High Schools based Curriculum 2013, were at 88,02%, 84,38%, and 86%. © 2017 Universitas Negeri Semarang Alamat korespondensi: E-mail : naelatul.izah@gmail.com ISSN 2252-6935