Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) Vol. 6, No. 1 Januari 2022 e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 DOI: 10.36312/ jisip.v6i1.2823/http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JISIP/index 2307 | Hubungan Kecemasan Dengan Hipertensi Pada Lansia (Alwan Wijaya) Hubungan Kecemasan Dengan Hipertensi Pada Lansia Di Kelurahan Lampe Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur Kota Bima Alwan Wijaya 1 , Nia Firdianty Dwiatmojo 2 Heri Julianto 3 , Ageng Abdi Putra 4 , Febriati Astuti 5 1,2,3,45 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mataram Article Info Abstract Article history: Received 06 Januari 2022 Publish 11 Januari 2022 The increasing number of elderly people pays special attention to those who are experiencing an aging process. There are some problems that need special attention as the results of aging, such as physical, cognitive, emotional, social, and sexual changes. The purpose of this study is to find out the relationships between anxiety with hypertension of the elderly in subdistrict of Lampe working area of East Rasanae Public Health Center, Bima City. The research design of this study is cross sectional with correlation study approach. Around 23 elderly with hypertension was used as sample in the study. Sampling techniques used was total Sampling. The instrument used was questionnaires and spermank rank ws used for data analysis used. Based on the results of the questionnaire, 12 respondents showed no symptoms at all (52.2%), mild anxiety was amounted to 10 respondents (43.5%). 16 respondents (69.6%) were considered to have Hypertension at Stage I. This could also be seen from the test value analysis between anxiety and hypertension of the elderly where p value was greater than the significant level of 0.05 (p value>α) so that Ha was rejected and H0 was accepted, meaning that there was no relationship between anxiety and hypertension of the elderly in the subdistrict of Lampe working area of East Rasanae Public Health Center, Bima City. From the analysis, it can be concluded that there was no relationship between anxiety and hypertension of the elderly. Anxiety in the elderly is not a major factor that can trigger hypertension, yet there are other factors that should be considered by the elderly such as lifestyle and hereditary factors. Keywords: Elderly, Anxiety Hypertension. Info Artikel ABSTRAK Article history: Diterima 06 Januari 2022 Publis 11 Januari 2022 Peningkatan jumlah lansia memberikan suatu perhatian khusus pada lansia yang mengalami suatu proses menua. Permasalahan-permasalahan yang perlu perhatian khusus untuk lansia berkaitan dengan berlangsungnya proses menjadi tua, yang berakibat timbulnya perubahan fisik, kognitif, perasaan, sosial, dan seksual. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kecemasan Dengan Hipertensi Pada Lansia di Kelurahan Lampe Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur Kota Bima. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan pendekatan studi korelasi.Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah lansia hipertensi sebanyak 23 responden. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan total Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner serta analisa data menggunakan spermank rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan responden sebagian besar Tidak Ada Gejala berjumlah 12 responden (52.2%), cemas ringan berjumlah 10 responden (43.5%),Hipertensi pada responden sebagian besar Hipertensi Stage I berjumlah 16 responden (69.6%). Hal ini juga dapat dilihat dari nilai uji analisa antara kecemasan dengan hipertensi pada lansia nilai p value lebih besar dengan taraf signifikan 0,05 maka p value>α sehingga Ha di tolak dan H0 di terima artinya tidak ada hubungan antara kecemasan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kelurahan Lampe Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur Kota Bima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara kecemasan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Kecemasan pada lansia bukan menjadi faktor utama terjadinya hipertensi, namun ada faktor lain yang harus diperhatikan oleh lansia seperti gaya hidup dan faktor keturunan. This is an open access article under the Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional Corresponding Author: Alwan Wijaya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mataram Email : alwanronaldo.aw@gmail.com 1. PENDAHULUAN Latar Belakang Komposisi penduduk tua bertambah dengan pesat baik di negara maju maupun negara berkembang, hal ini disebabkan oleh penurunan angka fertilitas (kelahiran) dan mortalitas