Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2022 | 2361 Volume 6 Issue 4 (2022) Pages 3361-3368 Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini ISSN: 2549-8959 (Online) 2356-1327 (Print) Desain Playground Budaya sebagai Media untuk Menanamkan Cinta Tanah Air pada Anak Usia Dini M. Fadlillah 1 , Ida Yeni Rahmawati 1 , Rendy Setyowahyudi 1 Pendidikan Guru Pendikan Anak Usia Dini, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia (1) DOI: 10.31004/obsesi.v6i4.2380 Abstrak Playground bagi anak usia dini merupakan tempat bermain dan sarana belajar yang menyenangkan. Playground dapat dimanfaatkan sebagai media untuk mengenal berbagai kebudayaan Indonesia. Selama ini playground hanya digunakan untuk bermain bebas oleh anak-anak. Padahal apabila dirancang dan digunakan dengan baik playground dapat membantu menumbuhkan rasa cinta tanah air Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan desain playground budaya sebagai media untuk menanamkan cinta tanah air pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan yaitu research and development (R&D), meliputi: analisi masalah, pengumpulan data, perencanaan desain, validasi, dan pembuatan desain playground budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain playground budaya yang dibuat terdiri dari 1 ayunan, 1 seluncuran, 1 jungkat-jungkit, 1 kazebo, dan 1 gapura. Masing-masing sarana permainan tersebut diintegrasikan dengan unsur kebudayaan Indonesia. Dengan playground budaya ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat cinta tanah air pada anak usia dini. Kata Kunci: playground budaya; cinta tanah air; kebudayaan Indonesia; anak usia dini. Abstract Playground for early childhood is a place to play and a fun learning tool. Playground can be used as a medium to get to know various Indonesian cultures. So far, the playground is only used for free play by children. In fact, if properly designed and used, playgrounds can help foster a sense of love for the Indonesian homeland. The purpose of this research is to develop a cultural playground design as a medium to instill love for the homeland in early childhood. The research method used is research and development (R&D), including: problem analysis, data collection, design planning, validation, and making cultural playground designs. The results showed that the cultural playground design made consisted of 1 swing, 1 slide, 1 seesaw, 1 kazebo, and 1 gate. Each of these game facilities is integrated with elements of Indonesian culture. With this cultural playground, it is hoped that it can foster the spirit of love for the homeland in early childhood. Keywords: cultural playground; love for the homeland; Indonesian culture; early childhood. Copyright (c) 2022 M. Fadlillah, et al. Corresponding author : Email Address : fadly_ok@yahoo.co.id (Ponorogo, Indonesia) Received 4 November 2021, Accepted 20 February 2022, Published 25 February 2022