Karakteristik Fisikokimia dan Penerimaan Konsumen terhadap Nugget Udang................................(Fitriana Nainggolan et al.)
43
Karakteristik Fisikokimia dan Penerimaan Konsumen
terhadap Nuget Udang dengan Penambahan Rumput Laut
Kappaphycus alvarezii
Physicochemical Characteristics and Consumer Acceptance of
Shrimp Nugget Enriched with Kappaphycus alvarezii
Fitriana Nainggolan, Seftylia Diachanty, Indrati Kusumaningrum, Irman Irawan, dan Ita Zuraida*
Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Mulawarman
Gn. Tabur, Kampus Gn. Kelua, Samarinda, 75123, Indonesia
*Korespondensi penulis : itazuraida@gmail.com
Diterima: 6 Juli 2021; Direvisi: 4 Januari 2022; Disetujui: 18 Maret 2022
ABSTRAK
Nuget udang berkualitas baik mempunyai tekstur kenyal tetapi lembut ketika digigit, warna menarik,
rasa udang yang kuat dan gurih, serta disukai oleh konsumen. Salah satu bahan tambahan pangan
yang dapat digunakan untuk memperbaiki tekstur dan meningkatkan nilai gizi nuget udang adalah
rumput laut Kappaphycus alvarezii. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fsikokimia
nuget udang werus (Metapenaeus monoceros) dengan penambahan rumput laut K. alvarezii, serta
untuk mendapatkan rasio daging udang dan rumput laut terbaik yang disukai konsumen. Perlakuan
rasio (b/b) daging udang dan rumput laut lumat terdiri atas A0 (10:0), A1 (9:1), A2 (8:2), A3 (7:3), dan
A4 (6:4). Parameter yang dianalisis meliputi expressible moisture content, proksimat, tingkat kesukaan
(hedonik), dan warna. Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi daging udang werus dan K. alvarezii
tidak memberikan pengaruh yang nyata (p>0,05) terhadap kadar protein, abu, expressible moisture
content, dan warna, namun memberikan pengaruh (p<0,05) pada kadar air, lemak, dan serat kasar.
Penambahan daging udang dan rumput laut menurunkan kadar air dan lemak nuget udang, namun
meningkatkan kadar serat kasarnya. Selanjutnya, penambahan K. alvarezii mampu meningkatkan nilai
tekstur nuget, namun tidak mempengaruhi parameter tingkat kesukaan lainnya secara umum. Rasio
(b/b) daging udang dan rumput laut terbaik adalah 6:4 (A4) dengan nilai kesukaan keseluruhan antara
6,83-7,93 (suka sampai sangat suka). Rumput laut K. alvarezii dapat ditambahkan pada nuget udang
untuk memperbaiki tekstur dan sebagai sumber serat.
Kata Kunci : udang werus (Metapenaeus monoceros), nuget, Kappaphycus alvarezii, sifat
fsikokimia, penerimaan konsumen
ABSTRACT
A good shrimp nugget exhibits chewy and soft textures, attractive color, strong shrimp favor, savory
taste and, is preferred by consumers. An additional food ingredient that can improve the texture and
increase the nutritional value of shrimp nuggets is Kappaphycus alvarezii seaweed. This research
aimed to investigate the physicochemical characteristics of speckled shrimp (Metapenaeus monoceros)
nuggets incorporated with K. alvarezii and to obtain the best ratio (w/w) of shrimp meat and seaweed
in nugget formulations in accordance with consumer’s preference. The ratios (w/w) of shrimp meat
and seaweed, i.e. A0 (10:0), A1 (9:1), A2 (8:2), A3 (7:3), and A4 (6:4). Parameters analyzed were
expressible moisture content, proximate, preference level (hedonic), and color. Based on the results,
the combination of shrimp meat and K. alvarezii had no signifcant efect (p>0.05) on protein content,
ash, expressible moisture, and color, but afected (p<0.05) the moisture content, fat, and crude fber.
The addition of shrimp meat and seaweed decreased the moisture and fat contents of shrimp nuggets,
but increased the crude fber content. The addition of K. alvarezii in shrimp nuggets did not afect
consumer preferences on the nugget’s taste, aroma, color, and overall preference, but afected its
texture. The best ratio (w/w) of shrimp meat and seaweed was 6:4 (A4) with an overall preference rating
of 6.83-7.93 (like moderately to like very much). K. alvarezii seaweed can be added to shrimp nuggets
to improve the texture and as a source of fber.
Keywords: speckled shrimp (Metapenaeus monoceros), nuggets, Kappaphycus alvarezii,
physicochemical properties, consumer acceptance
Copyright © 2022, JPBKP, Nomor Akreditasi : 30/E/KPT/2018
DOI : http://dx.doi.org/10.15578/jpbkp.v17i1.793