Jurnal SPEKTRUM Vol. 8, No. 2 Juni 2021 Irwan Octopianus Silaban, I Nyoman Satya Kumara, I Nyoman Setiawan 270 PERANCANGAN PLTS ATAP PADA GEDUNG KANTOR BUPATI TAPANULI UTARA DENGAN ARSITEKTUR RUMAH ADAT BATAK TOBA Irwan Octopianus Silaban 1 , I Nyoman Satya Kumara 2 , I Nyoman Setiawan 3 123 Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Udayana Email : octopianus@student.unud.ac.id 1 , ins_kumara@yahoo.com 2 , setiawan@unud.ac.id 3 ABSTRAK Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah teknologi untuk mengubah tenaga cahaya matahari menjadi tenaga listrik. RUEN menyatakan potensi listrik surya di Indonesia diperkirakan sebesar 208 GW dan telah ditetapkan bahwa target kapasitas PLTS nasional pada tahun 2025 adalah sebesar 6,5 GW dan terus meningkat menjadi 45 GW pada tahun 2050. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai target tersebut adalah dengan memanfaatkan gedung pemerintah sebagai tempat pemasangan PLTS. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui berapa potensi energi listrik yang dihasilkan pada PLTS atap kantor Bupati Tapanuli Utara yang memiliki kemiringan atap 52,7 0 . Didapatkan bahwa PLTS kantor Bupati Tapanuli Utara berpotensi menghasilkan daya listrik 39,6 kWp. Simulasi HOMER menghasilkan data energi yang dihasilkan sistem PV sebesar 45.646 kWh dalam satu tahun dan memiliki peran mensuplai energi listrik hingga 52,9 %. Jadi total dari sistem PV dengan Grid energi listrik yang disuplai ke beban sebesar 86.233 kWh/tahun. Kata kunci : PLTS, Grid, modul surya, inverter ABSTRACT Solar Power Plant (PLTS) is a technology to convert solar energy into electricity. RUEN states that the potential for solar electricity in Indonesia is estimated at 207.89 GW and it has been determined that the national PLTS capacity target in 2025 is 6.5 GW and continues to increase to 45 GW in 2050. One of the efforts that can be made to achieve this target is to use government buildings as a place to install PLTS. This study was conducted to find out how much potential electrical energy is generated on the rooftop PLTS of the North Tapanuli Regent's office which has a roof slope of 52.70. It was found that the PLTS of the North Tapanuli Regent's office has the potential to generate 39.6 kWp of electrical power. The simulation shows the energy data produced by the PV system is 45,646 kWh in one year and has a role in supplying electrical energy up to 52.9%. So the total of the PV system with Grid electrical energy supplied to the load is 86,233 kWh/year. Key Words : PLTS, Grid, solar module, inverter 1. PENDAHULUAN Potensi tenaga surya di Indonesia dalam RUEN diperkirakan mencapai 208 GW sehingga tenaga surya merupakan salah satu sumber energi penting dalam perkembangan energi di masa depan. RUEN menargetkan bahwa Indonesia akan membangun PLTS dengan kapasitas 6.500 MW tahun 2025 dan meningkat menjadi 45.000 MW pada tahun 2050. Sedangkan, pemanfaatan PLTS secara nasional sampai tahun 2017 menurut Kementerian ESDM baru mencapai 80 MW [1]. Berdasarkan RUEN tahun 2017, Provinsi Sumatera Utara memiliki potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebesar 11.851 MW. Dimana target kapasitas PLTS yang terpasang mencapai 224,1 MW pada tahun 2025. Pemerintah provinsi Sumatera Utara juga sedang menyusun draf RUED-P sebagai dasar bagi pengembangan energi di Sumatera Utara. Berdasarkan draf RUED-P, untuk mencapai target tersebut, salah satu strategi