P emahaman tentang konsep gambar Allah sangat penting bagi kita masa kini untuk mengubah pandangan kita tentang hidup, pekerjaan dan pola pikir kita. Manusia diciptakan menurut gambar Allah adalah dasar segala sesuatu dalam hidup kita. Kita tidak mungkin tidak mempunyai hubungan dengan Allah, dan dengan sesama manusia, dan dengan semua ciptaan Allah. Sebab manusia diciptakan menurut gambar Allah, semua kita adalah unik dan berharga. Semua manusia mempunyai martabat dan tujuan hidup yang berarti. Semua manusia diciptakan menurut gambar Allah dan semua manusia adalah sebagai pemikul gambar Allah untuk memamerkan sifat-sifat Allah di dunia ini. Allah menciptakan kita menurut gambar- Nya dilengkapi dengan berbagai talenta, kemampuan berpikir, kemampuan bekerja, kecerdasan spiritual untuk membimbing kita dalam hidup, dalam pekerjaan dan dalam pola pikir kita. (Ginda P. Harahap) S udah waktunya bahwa Imago Dei, suatu doktrin teologi, sama- sama diberlakukan kepada semua manusia. Mengatakan bahwa manusia diciptakan dalam gambar Allah adalah mengakui kualitas khusus sifat manusia yang membiarkan Allah dinyatakan dalam manusia. Melalui umat manusia rencana dan tujuan Allah dapat dikenal dan diwujudkan. Pengertian moral tentang doktrin Imago Dei adalah jelas dalam kenyataan bahwa jika manusia mengasihi Allah, maka manusia harus mengasihi sesama manusia, karena setiap orang adalah ekpresi dari Allah. Doktrin gambar Allah sangat perlu dalam hubungan kita dengan komunitas yang berbeda iman. Doktrin ini bukan hanya mengundang kita untuk menemukan nilai-nilai hidup bersama tetapi juga suatu dialog untuk kehidupan. Walaupun pengikut-pengikut satu agama adalah mayoritas dalam suatu negara tertentu, maka doktrin Imago Dei menganjurkan pemberlakuan yang sama terhadap semua agama, apakah mayoritas atau minoritas. (Bishop Dr. Munib Younan) Apa Artinya Untuk Hidup, Pekerjaan dan Pola Pikir Kita Masa Kini? Manusia Diciptakan Menurut Gambar Allah : Pdt. Dr. Ginda P. Harahap, MST Manusia Diciptakan M enurut Gambar Allah: Apa Artinya Untuk Hidup, Pekerjaan dan Pola Pikir Kita M asa Kini?