Buletin Oseanografi Marina Oktober 2018 Vol 7 No 2:75-80 ISSN : 2089-3507 *Corresponding author buloma.undip@gmail.com http://ejournal.undip.ac.id/index.php/buloma Diterima/Received : 02-09-2018 Disetujui/Accepted : 04-10-2018 Pola Pertumbuhan, Biomassa dan Kandungan Protein Kasar pada Kultur Mikroalga Skeletonema costatum Skala Massal dengan Konsentrasi Kalium Nitrat ( ) yang Berbeda Diyah Putri Ambarwati 1 , Ervia Yudiati 1* , Endang Supriyantini 1 , Lilik Maslukah 2 1 Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, 50275 2 Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, 50275 Email: eyudiati@gmail.com Abstrak Mikroalga Skeletonema costatum merupakan pakan alami yang mengandung nutrisi yang diperlukan untuk budidaya perikanan. Modifikasi media kultur merupakan salah satu upaya optimalisasi produktivitas sekaligus meningkatkan kadar proteinnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian KNO 3 dengan berbagai konsentrasi terhadap pola pertumbuhan, biomassa dan kandungan protein kasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap, dengan lima konsentrasi KNO 3 (A:25; B:50; C:75; D:100 dan E:125 ppm) yang diulang sebanyak tiga kali. Inokulum awal adalah satu ton,10 3 sel/mL. Saat mencapai fase stasioner, kultur massal S. costatum dipanen dan dikeringkan. Kandungan protein kasar dianalisis menggunakan metode Kjeldahl. Hasil penelitian terhadap kepadatan menunjukkan bahwa perlakuan terbaik dicapai pada konsentrasi KNO 3 125 ppm (498,88x10 3 sel/mL) diikuti D (316,94x10³ sel/mL), C (313,81x10³ sel/mL), B (246,56x10³ sel/mL) dan A (195,60x10³ sel/mL). Terdapat perbedaan fase stasioner pada masing-masing perlakuan yaitu A:32; B:28; C: 37; D:32; E:36 jam. Biomass rata-rata yang dihasilkan pada tiap perlakuan sesuai dengan pola kepadatan sel yaitu E: 8,60, D:7,85, C:6,43, B:5,91 dan A:5,44 g. Analisa terhadap kandungan protein kasar menunjukkan tidak adanya perbedaan antar perlakuan (P>0,05). Pemberian KNO 3 terbukti dapat meningkatkan kepadatan sel dan berpengaruh terhadap pola pertumbuhan dan biomassa, namun kandungan protein kasar tidak meningkat. Kata kunci: Skeletonema, KNO 3 , pertumbuhan, biomassa, protein Abstract Growth, Biomass and Crude Protein Content of Skeletonema costatum Mass Scale with Different Concentration of Potassium Nitrate (KNO 3 ) Skeletonema costatum is natural microalgae which rich in nutrient. An effort to optimize the protein content was done by modifying the culture media. This research is aimed to find out the effect of various concentration of KNO 3 addition to the growth pattern, biomass and crude protein content. The Completely Randomized Design with five treatments KNO 3 (A:25; B:50; C:75; D:100 dan E:125 ppm) in three replication were applied. The starting innoculum was one tonne, 10 3 cel/mL. The microalgae was harvested at stationary phase and the dried. The crude protein was analised by Kjeldahl methods. The results of cell density showed that the best concentration was E (498,88x10 3 cells/mL), D (316,94x10³ cells/mL), C (313,81x10³ cells/mL), B (246,56x10³ cells/mL) and A (195,60x10³ cells/mL) respectively. The stationary phase in every treatment was reached at different time A:32; B:28; C: 37; D:32; E:36 hr. The average biomass were at similar pattern to the cell density (E:8,60, D:7,85, C:6,43, B:5,91 and A:5,44 g). On the other hand, the crude protein content were not significantly different (P>0,05). It is concluded that the KNO 3 addition enhanced the cell density, growth pattern, biomass. The protein content was remain similar. Keywords: Skeletonema, KNO 3 , growth, biomass, protein PENDAHULUAN Mikroalga jenis S. costatum adalah salah satu jenis mikroalga yang biasa digunakan pakan alami dalam kegiatan budidaya. Mikroalga ini mudah dikembangbiakan dan relatif cepat waktu pemanenannya (Rudiyanti, 2011). Tomas C. R